
Pesepakbola Swedia Gabriel Gudmundsson (depan) berebut bola dengan pesepakbola Jepang Ritsu Doan (belakang) dalam pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) waktu setempat. Swedia bermain imbang 1-1 melawan Jepang. ANTARA FOTO/Xinhua/Jia Haocheng/YU
Harianjogja.com, JAKARTA—Kiper timnas Jepang, Zion Suzuki, menunjukkan kepercayaan diri tinggi jelang duel besar melawan Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Optimisme itu muncul setelah Samurai Biru sukses menuntaskan fase grup tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Jepang memastikan langkah ke fase gugur sebagai runner-up Grup F usai bermain imbang 1-1 kontra Swedia di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Jumat (WIB). Hasil tersebut melengkapi catatan positif Jepang yang mengoleksi lima poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang.
“Saya pikir kami mendapatkan hal yang penting, kebobolan seminimal mungkin, tidak kalah, dan memastikan setidaknya satu poin,” ujar Suzuki seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Penjaga gawang yang kini membela Parma tersebut menilai tren tak terkalahkan menjadi modal berharga menghadapi Brasil, tim dengan sejarah panjang di Piala Dunia.
“Membawa momentum tidak terkalahkan ke pertandingan melawan Brasil berikutnya tentu positif,” tambahnya.
Meski gagal meraih kemenangan di laga terakhir fase grup, performa Jepang tetap konsisten. Mereka mampu menunjukkan organisasi permainan yang solid, terutama di lini belakang yang dikomandoi Suzuki.
Dalam pertandingan melawan Swedia, Jepang sempat unggul lebih dulu lewat gol Daizen Maeda pada menit ke-56. Namun keunggulan itu hanya bertahan enam menit setelah Anthony Elanga menyamakan kedudukan.
Suzuki menjadi sosok kunci dalam menjaga hasil imbang tersebut. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk momen krusial di masa tambahan waktu saat menepis sundulan Alexander Isak yang nyaris berbuah gol kemenangan bagi Swedia. Bola berhasil ditepis ke mistar, memastikan Jepang tetap membawa pulang satu poin.
Catatan tanpa kekalahan ini menjadi bekal penting bagi Jepang yang akan menghadapi salah satu favorit juara, Brasil, pada babak 32 besar di Houston. Laga tersebut diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi Samurai Biru untuk membuktikan kapasitas mereka di level tertinggi.
Di sisi lain, Swedia juga berhasil melaju ke babak gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dengan raihan empat poin. Meski gagal menang atas Jepang, hasil imbang sudah cukup untuk mengamankan tiket lolos.
Pencetak gol Swedia, Anthony Elanga, mengaku lega timnya tetap bertahan di turnamen.
“Saya senang bisa mencetak gol. Tentu saya ingin menang, tetapi pada akhirnya kami tahu satu poin sudah cukup,” katanya.
Dengan hasil ini, Grup F meloloskan tiga tim ke babak 32 besar, yakni Belanda sebagai juara grup, Jepang sebagai runner-up, dan Swedia melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Sementara Tunisia harus angkat koper setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Duel Jepang kontra Brasil kini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti, dengan peluang kejutan terbuka jika Samurai Biru mampu mempertahankan konsistensi performa mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

8 hours ago
3

















































