Idulfitri 1447 H di Australia Ditetapkan Jatuh pada 20 Maret 2026

4 hours ago 4

Harianjogja.com, JOGJA—Umat Muslim di Australia telah memperoleh kepastian terkait waktu perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Penetapan tersebut diumumkan oleh Australian National Imams Council (ANIC) melalui Dewan Fatwa Australia.

Dalam keputusan resminya, ANIC menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 setelah melalui kajian astronomi dan analisis visibilitas hilal secara komprehensif.

Penetapan tersebut disampaikan oleh Grand Mufti Australia sekaligus Ketua Dewan Fatwa Australia, Ibrahim Abu Mohamad.

Menurutnya, keputusan tersebut didasarkan pada perhitungan ilmiah mengenai posisi bulan sabit serta durasi terbenamnya bulan setelah matahari terbenam.

“Bulan Ramadan akan berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026. Maka, Hari Raya Idulfitri jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Ibrahim Abu Mohamad seperti dikutip dari situs resmi ANIC.

Ia juga menegaskan bahwa metode yang digunakan dalam penetapan awal Syawal tersebut memiliki dasar keilmuan yang kuat dan telah diakui oleh berbagai dewan ulama di dunia.

Dengan keputusan tersebut, umat Muslim di Australia akan menunaikan ibadah puasa Ramadan selama 29 hari sebelum merayakan Idul Fitri.

ANIC turut mengimbau seluruh komunitas Muslim di Australia untuk menjaga persatuan serta saling menghormati perbedaan pandangan dalam metode penentuan awal bulan Hijriah.

Sementara itu, pemerintah Indonesia hingga kini belum menetapkan secara resmi tanggal perayaan Idul Fitri 1447 H.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar sidang isbat pada Kamis, 19 Maret 2026 untuk menentukan awal Syawal.

Sidang tersebut akan merujuk pada hasil pemantauan hilal atau rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pengamatan di seluruh wilayah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news