Harga Pangan 23 September, Cabai Rawit Tembus Rp89.500 per Kg

5 hours ago 3

Newswire

Newswire Rabu, 23 September 2026 09:47 WIB

Harga Pangan 23 September, Cabai Rawit Tembus Rp89.500 per Kg

Bahan kebutuhan pokok dijual di pasar tradisional Kota Jogja, DIY. – Antara/Eka AR

Harianjogja.com, JAKARTA— Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran secara nasional mengalami pergerakan pada Rabu (23/9/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI), harga cabai rawit merah mencapai Rp89.500 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras berada di level Rp30.200 per kg.

Data PIHPS per pukul 09.19 WIB menunjukkan sejumlah komoditas hortikultura dan bahan pokok lainnya juga mengalami penyesuaian harga di tingkat eceran.

Untuk bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp40.350 per kg. Sementara itu, bawang putih berada di angka Rp39.100 per kg.

Harga Cabai Nasional

Pada kelompok komoditas cabai, harga cabai rawit merah menjadi salah satu yang tercatat cukup tinggi, yakni Rp89.500 per kg.

Adapun cabai merah besar dibanderol Rp55.100 per kg. Harga cabai merah keriting mencapai Rp86.400 per kg, sedangkan cabai rawit hijau tercatat Rp53.150 per kg.

Harga Beras Berdasarkan Kualitas

Harga beras di tingkat pedagang eceran nasional bervariasi berdasarkan kualitasnya.

Untuk beras kualitas bawah, Kualitas Bawah I tercatat Rp15.550 per kg, sedangkan Kualitas Bawah II berada di harga Rp14.900 per kg.

Pada beras kualitas medium, harga Kualitas Medium I mencapai Rp16.850 per kg dan Kualitas Medium II Rp16.300 per kg.

Sementara itu, beras kualitas super untuk Kualitas Super I tercatat Rp18.100 per kg. Kualitas Super II berada di angka Rp17.300 per kg.

Harga Daging, Telur dan Komoditas Hewani

Pada kelompok produk hewani, harga rata-rata daging ayam ras segar tercatat Rp45.800 per kg.

Harga daging sapi kualitas I berada di level Rp148.550 per kg. Adapun daging sapi kualitas II tercatat Rp142.100 per kg.

Sementara itu, harga telur ayam ras berada di angka Rp30.200 per kg.

Harga Gula dan Minyak Goreng

Untuk komoditas gula pasir, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp21.800 per kg. Sementara gula pasir lokal berada di angka Rp19.400 per kg.

Adapun harga minyak goreng curah mencapai Rp21.650 per liter.

Untuk minyak goreng kemasan bermerek I, harganya tercatat Rp25.400 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II berada di angka Rp23.350 per liter.

Pentingnya Informasi Harga Pangan

Pemantauan dan publikasi harga komoditas pangan secara berkala melalui sistem seperti PIHPS Nasional menjadi bagian penting bagi masyarakat maupun perekonomian nasional.

Akses terhadap informasi harga pangan secara real-time membantu konsumen mengetahui perkembangan harga dan membuat keputusan belanja secara lebih efisien. Informasi tersebut juga dapat mengurangi asimetri informasi sehingga masyarakat tidak mudah terjebak oleh lonjakan harga yang tidak wajar di pasar.

Data harga pangan juga berperan dalam mengarahkan ekspektasi inflasi. Informasi yang terukur dapat membantu pelaku ekonomi dan masyarakat memahami perubahan harga sekaligus mencegah kepanikan aksi borong atau panic buying ketika terjadi fluktuasi pada komoditas tertentu.

Bagi pemerintah, termasuk Bank Indonesia dan pemerintah daerah, pemantauan harga secara mingguan hingga harian dapat menjadi instrumen evaluasi dalam menentukan kebijakan.

Data tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk merumuskan intervensi pasar, seperti operasi pasar murah maupun penyeimbangan pasokan antardaerah guna menjaga stabilitas harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news