Rumah Warga Miskin Sumberlawang Sragen Ambruk, Nenek 75 Tahun Luka

2 hours ago 2

Rumah Warga Miskin Sumberlawang Sragen Ambruk, Nenek 75 Tahun Luka

Rumah warga kurang mampu di Sumberlawang Sragen ambruk. Nenek 75 tahun terluka dan rumahnya mengalami kerugian sekitar Rp50 juta. /Espos.

Harianjogja.com, SRAGEN— Rumah milik warga lanjut usia di Dukuh Kacangan, Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, ambruk pada Selasa (22/9/2026). Bangunan tersebut roboh akibat struktur yang sudah lapuk dan menimpa pemilik rumah, Siyem, 75.

Siyem mengalami luka setelah tertimpa material bangunan saat berada di dapur. Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen, untuk mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Camat Sumberlawang Iwan Budiyanto mengatakan Siyem merupakan warga Dukuh Kacangan RT 013, Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang. Perempuan lanjut usia tersebut tinggal seorang diri di rumah yang sebagian bangunannya ambruk.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat kejadian, Siyem sedang memasak di dapur.

"Saat kejadian korban Mbah Siyem sedang memasak di dapur. Tiba-tiba mendengar suara gemuruh dan pada saat itu pula rumah bagian belakang ambruk. Korban yang berada di dapur terkena reruntuhan material rumah ambruk. Sedangkan bangunan utama masih berdiri," ujar Iwan saat dihubungi Espos, Rabu (23/9/2026).

Menurut Iwan, Siyem merupakan warga keluarga kurang mampu dan masuk dalam desil 3. Rumah bagian belakang yang roboh tersebut diduga ambruk karena struktur bangunannya sudah lapuk.

Korban Mengalami Luka Ringan

Setelah kejadian, Siyem langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis di RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen.

Iwan mengatakan korban mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan dan kaki. Selain itu, Siyem juga mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Setelah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis, korban diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

"Bangunan yang ambruk di bagian belakang atau dapur berukuran 8 meter x 11 meter. Kami meminta warga dan pemerintah desa setempat untuk mengecek kondisi rumah utama. Kalau mengkhawatirkan, lebih baik dirobohkan saja dan korban bisa tinggal di rumah anak yang bersebelahan," ujar dia.

Iwan memperkirakan kerugian material akibat rumah ambruk tersebut mencapai sekitar Rp50 juta.

Masuk Data Program Dandan Omah

Rumah milik Siyem sebelumnya sudah masuk dalam data verifikasi program Dandan Omah. Program tersebut merupakan bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) tahun 2026.

Setelah kejadian, Iwan langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan juga dilakukan pada Selasa sore.

Pembersihan tersebut melibatkan sejumlah unsur, yakni BPBD, aparatur Kecamatan Sumberlawang, TNI, Polri, perangkat Desa Kacangan, Ketua RT 013, serta warga setempat.

Langkah tersebut dilakukan setelah bagian belakang rumah yang digunakan sebagai dapur ambruk, sementara bangunan utama masih berdiri. Kondisi bangunan utama selanjutnya diminta untuk diperiksa guna memastikan keamanan rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Espos

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news