Newswire Sabtu, 08 Agustus 2026 21:37 WIB

Penembakan terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Jayawijaya. Dua warga terluka dan kini dirawat di RSUD Wamena. /Antara.
Harianjogja.com, JAYAPURA—Aksi penembakan terjadi di sekitar lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026). Dua warga yang hendak menyaksikan festival dilaporkan mengalami luka tembak.
Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Robbi Suryadi mengatakan TNI-Polri masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kelompok yang diduga melakukan penembakan tersebut.
Dugaan sementara, aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga yang berada di sekitar lokasi pelaksanaan FBLB.
"Aparat keamanan langsung berupaya mengamankan warga yang berada di sekitar tempat pelaksanaan FBLB-2026, sehingga belum bisa memastikan pelaku penembakan berasal dari kelompok mana," kata Robbi kepada ANTARA, Sabtu malam.
Menurut Robbi, aparat masih mengumpulkan informasi untuk memastikan kelompok yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Keamanan warga di sekitar lokasi menjadi prioritas setelah insiden terjadi.
Dua Warga Luka Tembak
Robbi mengatakan dua warga yang mengalami luka tembak telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, kondisi kedua korban saat ini stabil.
"Kondisi kedua korban yang mengalami luka tembak stabil," ujar Robbi.
Kedua korban diketahui bernama Laode Muhammad, 43, dan Salbia, 50.
Laode mengalami luka tembak pada bagian lutut. Sementara Salbia mengalami luka tembak di paha kanan.
Keduanya diduga menjadi korban penembakan ketika hendak menyaksikan rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem di Walesi.
Penyelidikan Pelaku Penembakan
Festival Budaya Lembah Baliem 2026 yang berlangsung di Walesi berakhir pada Sabtu (8/8). Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut diwarnai insiden penembakan terhadap warga.
TNI-Polri masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun kelompok yang berada di balik aksi tersebut.
Robbi menegaskan aparat belum dapat memastikan kelompok yang melakukan penembakan karena petugas saat kejadian langsung berfokus mengamankan masyarakat di sekitar lokasi festival.
Penyelidikan dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kronologi dan pelaku penembakan.
Aparat keamanan juga terus melakukan langkah pengamanan untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi setelah insiden tersebut.
Sementara itu, dua korban masih menjalani penanganan medis di RSUD Wamena. Kondisi keduanya dilaporkan stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

2 hours ago
1

















































