PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Sosial bersama jajaran Kecamatan Koto Tangah dan Kelurahan Air Pacah menunjukkan respons cepat terhadap kondisi sosial yang dialami warga lanjut usia (lansia). Seorang lansia bernama Zainimar, warga RT 03 RW 07, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, yang tengah mengalami sakit, mendapat bantuan tanggap darurat dari pemerintah, Minggu (23/8/2026).
Respons tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan perhatian. Begitu laporan mengenai kondisi Zainimar diterima, jajaran terkait segera melakukan asesmen dan turun langsung ke lapangan untuk melihat kebutuhan warga sekaligus menentukan bentuk bantuan yang dapat diberikan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial Kota Padang Desfi Hendri bersama jajaran. Turut hadir Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Koto Tangah Wahyudi Edward beserta jajaran, serta Plt. Lurah Air Pacah Maria Susanti bersama perangkat kelurahan, RT dan RW setempat.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menyerahkan sejumlah bantuan tanggap darurat untuk menunjang kebutuhan Zainimar sehari-hari. Bantuan yang diberikan antara lain kasur, popok atau pampers, paket sembako, serta pakaian layak pakai.
Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga memberikan kenyamanan di tengah kondisi kesehatan yang sedang dihadapi. Kehadiran pemerintah secara langsung sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan warga yang berada dalam kondisi rentan tidak luput dari perhatian dan mendapatkan perlindungan sosial.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Padang Desfi Hendri mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah memperoleh informasi mengenai kondisi Zainimar.
“Begitu mendapatkan informasi mengenai kondisi warga kita di Kelurahan Air Pacah, tim dari Dinas Sosial langsung bergerak cepat untuk melakukan asesmen dan turun ke lapangan guna memberikan respons kasus yang diperlukan,” ujar Desfi.
Menurutnya, asesmen di lapangan penting dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga. Karena itu, penanganan kasus sosial tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi diawali dengan melihat secara langsung kondisi penerima manfaat.
Desfi berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban Zainimar dan keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari serta memberikan kenyamanan bagi warga yang bersangkutan,” katanya.
Ia menegaskan, respons terhadap kasus sosial seperti yang dialami Zainimar merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Dinas Sosial Kota Padang. Pemerintah, kata dia, berupaya memastikan warga yang membutuhkan uluran tangan memperoleh perhatian dan perlindungan sosial secara cepat serta tepat sasaran.
“Kami terus berupaya memastikan setiap warga yang membutuhkan uluran tangan di Kota Padang mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial yang cepat dan tepat sasaran,” ujar Desfi.
Sementara itu, Kasi Kesos Kecamatan Koto Tangah Wahyudi Edward menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tengah menghadapi kendala kesehatan maupun keterbatasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Bantuan yang kami serahkan berupa kasur, popok, serta paket sembako ini merupakan wujud kepedulian sekaligus respons taktis pemerintah dalam meringankan beban warga, khususnya yang sedang mengalami kendala kesehatan maupun kesulitan mobilitas,” kata Wahyudi.
Ia menyebutkan, sinergi antara kecamatan, kelurahan, Dinas Sosial, hingga perangkat RT dan RW menjadi bagian penting dalam memastikan persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat dapat segera diketahui dan ditangani.
Menurut Wahyudi, pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap berbagai persoalan sosial di wilayahnya. Informasi dari masyarakat maupun perangkat lingkungan menjadi salah satu pintu awal agar kondisi warga yang membutuhkan dapat segera ditindaklanjuti.
“Koordinasi dan sinergi lintas jajaran akan terus kami optimalkan sehingga setiap persoalan sosial di tengah masyarakat dapat direspons secara cepat sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Plt. Lurah Air Pacah Maria Susanti turut menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan Dinas Sosial dan Kecamatan Koto Tangah terhadap kondisi warganya. Ia mengatakan, kehadiran pemerintah secara langsung menjadi bentuk kepedulian bersama kepada Zainimar yang sedang menjalani masa sulit akibat kondisi kesehatan.
“Apa yang kami berikan hari ini mungkin tidak seberapa, namun ini adalah wujud nyata cinta kasih dan kepedulian Pemerintah Kota (Pemko) Padang agar Ibu Zainimar beserta keluarga merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini. Kami mendoakan semoga beliau diberikan kesembuhan serta ketabahan,” tutur Maria.
Maria yang turun langsung mendampingi penyerahan bantuan bersama perangkat RT dan RW setempat menilai, kepedulian sosial harus dibangun secara bersama-sama. Pemerintah tidak mungkin mengetahui seluruh kondisi warga tanpa adanya komunikasi dan kepedulian dari lingkungan sekitar.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap kondisi tetangga yang membutuhkan bantuan. Menurutnya, laporan dari RT, RW maupun masyarakat sangat penting agar pemerintah dapat segera melakukan penanganan.
“Jika ada warga kita yang membutuhkan uluran tangan, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada kelurahan agar dapat kami respons dengan cepat,” katanya.
Respons terhadap Zainimar sekaligus memperlihatkan pentingnya peran lingkungan dalam mendeteksi persoalan sosial sejak dini. Keberadaan RT dan RW yang dekat dengan masyarakat memungkinkan informasi mengenai warga rentan, termasuk lansia yang sakit atau mengalami kesulitan mobilitas, dapat segera diteruskan kepada kelurahan dan pemerintah di atasnya.
Pemko Padang pun mengimbau seluruh ketua RT, RW dan masyarakat untuk terus menjaga kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Masyarakat diminta lebih peka terhadap kondisi tetangga, terutama lansia, warga sakit, penyandang disabilitas, maupun kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.
Dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, persoalan sosial diharapkan dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Bagi pemerintah, bantuan tanggap darurat bukan sekadar penyaluran kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman, perhatian dan perlindungan kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

17 hours ago
6


















































