Jumali Jum'at, 14 Agustus 2026 17:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA— Libur panjang selalu menjadi momen yang paling dinanti. Tak heran jika tren road trip atau perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi kian digandrungi. Kebebasan menentukan rute, fleksibilitas waktu, serta kenyamanan bersama keluarga menjadi daya tarik utama gaya traveling satu ini.
Data Kementerian Perhubungan mencatat bahwa sekitar 42,78% masyarakat Indonesia memilih mobil pribadi untuk perjalanan liburan jarak jauh. Angka ini menunjukkan betapa besarnya ketergantungan masyarakat pada kendaraan roda empat saat bepergian.
Namun, perjalanan panjang bukan sekadar soal menyusun playlist dan menentukan destinasi. Durasi berkendara yang panjang, kondisi jalan yang beragam, serta intensitas penggunaan mobil yang tinggi membawa risiko yang tidak bisa diabaikan. Tabrakan, kendaraan bermasalah, hingga kecelakaan ringan dapat terjadi kapan saja.
1.722 Klaim Kendaraan Sepanjang Semester I-2026
Data dari Allianz Utama Indonesia menjadi alarm penting bagi para pelaku road trip. Sepanjang semester I-2026, perusahaan asuransi tersebut mencatat 1.722 klaim kendaraan dengan total nilai pembayaran lebih dari Rp17 miliar.
Tabrakan dengan kendaraan lain menjadi penyebab klaim terbanyak, yakni 1.046 kasus atau sekitar 60,7% dari total klaim. Sisanya terdiri dari 556 kasus tabrakan dengan properti dan 99 kasus akibat benturan.
Sejumlah risiko perjalanan sebenarnya dapat diminimalkan melalui pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat serta kebiasaan berkendara yang aman.
5 Tips Persiapan Road Trip Jarak Jauh
1. Cek kondisi kendaraan menyeluruh
Jangan hanya memastikan bahan bakar terisi penuh. Periksa komponen vital seperti ban, rem, mesin, dan sistem pendingin. Pastikan pula kapasitas kendaraan sesuai dengan jumlah penumpang dan barang yang dibawa. Jangan memaksakan mobil melewati medan yang tidak sesuai dengan kemampuannya.
2. Kenali karakteristik rute perjalanan
Setiap daerah memiliki potensi risiko yang berbeda. Jalur dengan curah hujan tinggi memiliki risiko genangan, sedangkan perjalanan ke daerah pegunungan membutuhkan perhatian lebih pada kondisi rem serta kemampuan kendaraan menghadapi tanjakan dan turunan.
3. Pastikan pengemudi cukup istirahat
Kondisi pengemudi sama pentingnya dengan kondisi kendaraan. Hindari memaksakan diri berkendara ketika mengantuk atau kelelahan. Atur perjalanan dengan jeda istirahat secara berkala agar konsentrasi tetap terjaga.
4. Siapkan perlengkapan darurat
Kendala seperti ban bocor atau kendaraan mogok bisa terjadi kapan saja. Siapkan ban cadangan, dongkrak, dan kotak P3K. Pengemudi juga sebaiknya mengetahui layanan bantuan yang bisa dihubungi jika terjadi masalah di perjalanan.
5. Periksa kembali perlindungan kendaraan
Sebelum berangkat, cek apakah polis asuransi kendaraan masih aktif dan pahami manfaat serta pengecualiannya. Hal ini penting agar pemilik kendaraan mengetahui perlindungan yang tersedia ketika terjadi kerusakan atau kehilangan.
Dengan kendaraan yang siap, pengemudi dalam kondisi prima, serta persiapan menghadapi kondisi darurat, perjalanan jarak jauh bersama keluarga bisa dilakukan dengan lebih tenang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

7 hours ago
6

















































