Harianjogja.com, JOGJA—Apple semakin serius dengan peluncuran iPhone lipat pertamanya pada musim gugur 2026, didukung layar “tanpa bekas lipatan” dari Samsung Display dan permintaan pasar yang melonjak 33 persen.
Kerja sama strategis Apple dan Samsung Display makin erat. Samsung Display menyiapkan lini produksi khusus di Asan, Korea Selatan, dengan kapasitas hingga 1,25 juta unit panel per bulan. Apple dikabarkan terlibat aktif dalam desain panel, termasuk struktur dan proses material, untuk memastikan hasil berbeda dari produk Samsung sendiri.
Teknologi layar lipat terbaru menggunakan Laser-drilled Metal Display Plate dari Fine M-Tec, yang menyebarkan tekanan saat layar dilipat sehingga mengurangi bekas lipatan. Berdasarkan bocoran, kedalaman lipatan layar iPhone lipat hanya 0,15 mm, seperempat dari Samsung Galaxy Fold 7, dengan sudut lipat
Perangkat ini kemungkinan dinamai iPhone Fold atau iPhone Ultra, dengan layar luar 5,4–5,5 inci dan layar dalam 7,5–7,8 inci berformat 4:3. Desain book-style menggantikan model clamshell yang dihentikan pengembangannya. Fitur keamanan Face ID kemungkinan diganti Touch ID di tombol samping.
GSM Arena melaporkan dapur pacu iPhone lipat mengandalkan chip A20 Pro fabrikasi 2nm, RAM 12GB, modem 5G Apple, dan baterai 5.000–5.800 mAh. Bodi terbuat dari titanium ringan dan kuat, sedangkan kamera belakang mengikuti desain iPhone Air dengan dua lensa.
Produksi massal layar dimulai Mei 2026, awalnya diproyeksikan 15 juta unit, kini ditingkatkan menjadi 20 juta unit. Namun Apple kemungkinan hanya memproduksi 7–9 juta unit tahun pertama. Harga diperkirakan USD 2.000–2.500 (Rp32–40 juta), menyasar segmen ultra-premium, bersaing dengan Samsung Galaxy Z Fold 8.
iPhone lipat akan menggunakan iOS 27 yang dioptimalkan untuk multitasking: Split View, sidebar ala iPad, dan dukungan aplikasi khusus rasio layar baru. Perangkat ini tidak kompatibel dengan iPadOS.
Setelah bertahun-tahun menjadi rumor, iPhone lipat akhirnya menunjukkan tanda konkret. Dengan teknologi layar mulus, chip super cepat, baterai jumbo, dan desain matang, Apple tampaknya ingin memastikan produk pertamanya di kategori ini siap bersaing. Pertanyaan kini: apakah penggemar siap merogoh kocek hingga Rp40 juta? Jawabannya akan terlihat pada September 2026.

7 hours ago
3

















































