BNPB Serahkan Kunci Huntap Mandiri di Kuranji, Wawako Padang Harap Korban Segera Ditempati

6 hours ago 2

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan kunci rumah Hunian Tetap (Huntap) Mandiri kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada November 2025 lalu. Penyerahan tersebut berlangsung di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Sekretaris Utama BNPB Dr. Apt. Rustian, S.Si., M.Kes, anggota DPRD Kota Padang Iskandar, jajaran direksi PT Semen Padang, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, para lurah, serta sejumlah undangan lainnya.

Penyerahan kunci hunian tetap tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemulihan pascabencana yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Kehadiran rumah permanen bagi warga terdampak diharapkan mampu mengakhiri masa tinggal mereka di hunian sementara (huntara) dan mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya BNPB, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Padang. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Mewakili Bapak Wali Kota dan masyarakat Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB karena masyarakat kita bisa merasakan rumah yang layak,” ujar Maigus Nasir.

Ia mengatakan, pembangunan Huntap Mandiri merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi para korban bencana hidrometeorologi.

Maigus berharap warga yang saat ini masih menempati huntara dapat segera pindah ke hunian permanen sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal.

“Saya berharap masyarakat yang masih berada di huntara agar bisa segera kembali ke hunian tetap dan bisa melakukan aktivitas dengan normal dan nyaman,” katanya.

Menurut Maigus, proses pembangunan hunian permanen bagi warga terdampak belum sepenuhnya selesai. Pemerintah masih merencanakan pembangunan 22 unit rumah tambahan yang nantinya diperuntukkan bagi warga lainnya yang hingga kini masih menunggu kepastian tempat tinggal.

Harapan tersebut mendapat respons langsung dari Sekretaris Utama BNPB, Dr. Apt. Rustian, S.Si., M.Kes. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa BNPB telah menyiapkan anggaran pembangunan sehingga proses pengerjaan 22 unit huntap tambahan diharapkan dapat segera direalisasikan.

Kepada PT Semen Padang yang menjadi mitra dalam pembangunan hunian tersebut, Rustian meminta agar proyek pembangunan dapat dipercepat sehingga seluruh warga terdampak segera memperoleh tempat tinggal permanen.

“Untuk PT Semen Padang, dikerjakan saja 22 rumah lagi, karena BNPB sudah menyediakan dana untuk pembangunannya,” tegas Rustian.

Selain membahas pembangunan hunian tetap, Rustian juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat mengenai potensi bencana lain yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu mendatang, yakni gelombang panas akibat fenomena El Nino yang berpotensi memicu musim kemarau panjang.

Ia menilai kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan harus mulai dipersiapkan sejak dini, salah satunya melalui penyediaan sumber air bersih yang memadai bagi masyarakat.

Menurut Rustian, BNPB siap membantu pembangunan sumur bor dalam sebagai langkah antisipasi apabila kemarau berkepanjangan benar-benar terjadi di wilayah Kota Padang.

“BNPB akan membantu membangun sumur bor yang dalam sehingga dapat melayani masyarakat. Tolong kepada Wakil Wali Kota untuk mencari titik yang lahannya bisa diakses seluruh masyarakat,” ujarnya.

Rustian juga mengingatkan masyarakat agar tidak hidup dalam ketakutan terhadap berbagai ancaman bencana. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Jangan takut terhadap bencana, tetapi kita harus tetap waspada dan mempersiapkan diri,” pesannya.

Penyerahan kunci Huntap Mandiri di Kampung Tanjung menjadi simbol berlanjutnya proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pada akhir tahun lalu. Dengan bertambahnya hunian permanen yang dibangun, pemerintah berharap para penyintas dapat segera menata kembali kehidupan mereka dengan lebih aman, nyaman, dan sejahtera.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news