Bisnis Tumbuh Saja Tak Cukup, Ini Ukuran Baru JBBA 2026

8 hours ago 3

JOGJA—Keberhasilan sebuah organisasi kini tidak lagi hanya diukur dari besarnya keuntungan atau ekspansi usaha. Dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026, kemampuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, dampak sosial, dan kelestarian lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui klaster ekonomi berkelanjutan yang menjadi salah satu dari tiga pilar utama penilaian JBBA 2026. Melalui klaster ini, penghargaan tidak sekadar melihat capaian bisnis, tetapi juga menilai manfaat jangka panjang yang dihasilkan organisasi bagi masyarakat dan lingkungan.

Anggota Tim Riset JBBA 2026, Nugroho Nurcahyo, mengatakan ekonomi berkelanjutan dipilih karena menjadi fondasi penting dalam pembangunan yang berorientasi pada masa depan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang sehat harus mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan, bukan hanya menghasilkan keuntungan dalam jangka pendek.

"Ekonomi berkelanjutan memastikan pertumbuhan itu dapat terus berlangsung untuk generasi berikutnya," kata Nugroho Nurcahyo yang akrab disapa Popon.

Ia menjelaskan bahwa organisasi saat ini menghadapi tantangan yang semakin besar untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan bisnis dan tanggung jawab sosial. Karena itu, indikator keberhasilan tidak lagi dapat dilihat hanya dari angka pertumbuhan atau pencapaian laba.

Dalam penilaian klaster ekonomi berkelanjutan, tim riset juga mencermati bagaimana organisasi mengelola sumber daya secara efisien, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kami ingin melihat bagaimana sebuah organisasi mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan sekarang, tetapi juga oleh generasi mendatang," ujarnya.

Bagi dunia usaha maupun lembaga publik, pendekatan tersebut menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, tata kelola organisasi, dan tanggung jawab sosial. Organisasi yang mampu mengintegrasikan ketiga aspek tersebut dinilai memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Popon menambahkan klaster ekonomi berkelanjutan tidak berdiri sendiri. Klaster ini melengkapi dua aspek lain yang juga menjadi fokus JBBA 2026, yakni pendidikan dan budaya.

Menurutnya, ketiga klaster tersebut memiliki keterkaitan erat dalam membangun ekosistem pembangunan yang berkelanjutan. Pendidikan berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, budaya menjaga identitas lokal, sementara ekonomi berkelanjutan memastikan pertumbuhan dapat berlangsung secara konsisten dan bertanggung jawab.

"Ketiga klaster tersebut saling berkaitan dalam membangun ekosistem pembangunan yang berkelanjutan," jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, JBBA 2026 ingin memberikan apresiasi kepada organisasi yang tidak hanya menunjukkan kinerja bisnis yang baik, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan.

Tim riset berharap penghargaan ini dapat mendorong semakin banyak organisasi menjadikan kebermanfaatan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan. Dengan demikian, keberhasilan yang dicapai tidak hanya dirasakan oleh organisasi itu sendiri, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat secara luas.

"Kami berharap penghargaan ini tidak berhenti sebagai simbol prestasi. Namun bisa menginspirasi organisasi lain untuk terus memperbaiki diri," lanjutnya.

JBBA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Kasultanan Ballroom Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Ajang ini merupakan wajah baru dari penghargaan bisnis yang sebelumnya dikenal melalui Jogja Business and Business Index (JBBI).

Jika JBBI lebih menitikberatkan pada pertumbuhan bisnis, maka JBBA 2026 menghadirkan pendekatan yang lebih luas dengan menilai kontribusi organisasi terhadap pengembangan manusia, pelestarian budaya, dan keberlanjutan.

Mengusung tema "Smartly Cultured, Sustainably Driven", penghargaan ini dirancang untuk mengapresiasi organisasi yang mampu tumbuh secara sehat sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news