RentAHuman.ai, Startup yang Sewakan Manusia untuk Robot AI

3 hours ago 3

Jumali

Jumali Minggu, 12 Juli 2026 22:17 WIB

RentAHuman.ai, Startup yang Sewakan Manusia untuk Robot AI

Ilustrasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Tubuh manusia bisa dipinjam untuk digunakan AI. Konsep ini digunakan oleh sebuah startup bernama RentAHuman.ai. Startup yang didirikan oleh Alexander Liteplo mengembangkan platform agar AI bisa mencari, membooking, dan membayar manusia untuk mengerjakan tugas fisik.

Liteplo meyakini startupnya punya peluang besar karena ia memastikan robot butuh tubuh manusia. Meskipun kecerdasan buatan semakin canggih dalam memproses data dan mengambil keputusan, robot fisik masih terbatas dalam melakukan tugas-tugas kompleks di dunia nyata. RentAHuman.ai hadir sebagai jembatan untuk mengatasi keterbatasan tersebut.

Pada Februari lalu, Liteplo mengklaim lebih dari 130 orang mendaftarkan diri. Latar belakang mereka yang mendaftar beragam, mulai dari model OnlyFans hingga CEO startup. Jumlah pendaftar juga terus bertambah.

Dalam dua hari mencapai 73 ribu orang. Untuk bergabung, mereka yang tertarik tinggal menuliskan profil seperti lokasi dan keahlian serta gaji per jam mereka. Daftar ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa terhadap konsep baru ini, dengan orang-orang dari berbagai latar belakang profesi dan tingkat pendidikan. Mereka tampaknya melihat peluang ekonomi baru di tengah maraknya perkembangan AI.

Dalam situs resminya, upah yang diminta beragam. Mulai dari US$1 untuk subscribe akun di X hingga US$100 untuk mengambil selfie dengan tulisan "AI membayar saya untuk memegang tulisan ini".

Kemudian, bot otonom akan menghubungi orang berdasarkan tugas yang dibutuhkan dan robot AI akan memberikan instruksi kepada pekerja manusia. Bukti tugas telah dikerjakan juga akan diminta oleh robot AI. Sementara itu, pekerja manusia akan digaji dalam bentuk aset kripto.

Liteplo menyamakan platform dengan Uber, yakni dapat membentuk ekosistem gig works atau kerja serabutan baru. Perbedaannya, jika Uber mempertemukan manusia dengan manusia, RentAHuman.ai mempertemukan AI dengan manusia secara otomatis.

Website agen AI itu didesain ramah untuk robot. Pengguna diminta membangun koneksi dengan perangkat yang membuat semua jenis bot AI bisa berinteraksi dengan data yang dikenal sebagai model context protocol (MCP).

Agen AI seperti Claude atau MoltbBot dapat langsung menyewa manusia secara langsung tanpa merepotkan pengguna manusia. Dengan desain ini, AI dapat secara independen mencari, memilih, dan membayar manusia untuk melakukan tugas yang tidak bisa dilakukan oleh robot.

Konsep ini tentu memunculkan pertanyaan etis dan sosial, tetapi Liteplo percaya bahwa ini adalah langkah alami dalam evolusi kerja manusia di era AI. RentAHuman.ai bisa menjadi cikal bakal gig economy generasi berikutnya, di mana manusia dan AI bekerja sama secara lebih erat. Apakah ini akan menggeser peran manusia di pasar kerja atau justru menciptakan peluang baru, waktu yang akan menjawab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news