TPST Wukirsari Gunungkidul Ditargetkan Mulai Dibangun Awal 2027

4 hours ago 5

TPST Wukirsari Gunungkidul Ditargetkan Mulai Dibangun Awal 2027

Aktivitas pembuangan sampah di TPAS Wukirsari di Kalurahan Baleharjo, Wonosari, Rabu (29/7). Harian Jogja/David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Wukirsari di Kalurahan Baleharjo, Wonosari, memasuki tahapan berikutnya. Dokumen perencanaan pembangunan telah rampung disusun dan kini prosesnya diarahkan menuju lelang untuk menentukan rekanan pelaksana.

Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Dwi Wiyani mengatakan salah satu dokumen yang telah disiapkan berkaitan dengan readiness criteria. Di dalamnya terdapat Livelihood Restoration Plan (LRP) atau Rencana Pemulihan Mata Pencaharian untuk pembangunan TPST.

Menurut dia, penyusunan dokumen tersebut bertujuan memitigasi dampak sosial dan ekonomi yang mungkin muncul, khususnya bagi pemulung maupun warga sekitar yang selama ini menggarap lahan.

Kajian tersebut disusun sesuai dengan kriteria Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) yang menjadi persyaratan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

“Adanya TPST, maka sampah bisa diolah menjadi Refuse Derived Fuel [RDF] untuk bahan bakar pembuatan semen. Tapi, untuk pelaksanaannya masih dalam proses,” kata Wiwik, Rabu (26/8/2026).

Ditargetkan Lelang Oktober

Wiwik menjelaskan keterlibatan AIIB dalam proses kajian berkaitan dengan rencana pembiayaan pembangunan TPST Wukirsari melalui skema pembiayaan dari bank tersebut.

Setelah dokumen perencanaan selesai, hasil kajian telah diserahkan kepada Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan (BPBPK) Yogyakarta.

“Hasil kajian sudah ditandatangani Ibu Bupati sehingga setelah selesai bisa dilaksanakan tahapan berikutnya untuk proses Lelang mencari rekanan yang mengerjakan,” ujarnya.

DLH Gunungkidul berharap proses lelang dapat dilakukan pada Oktober 2026. Dengan demikian, pembangunan fisik TPST Wukirsari ditargetkan mulai pada awal 2027.

“Untuk pembangunan TPST Wukirsari ditarget selesai dalam dua tahun,” katanya.

Siapkan Lahan 4 Hektare

Kepala DLH Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas empat hektare untuk pembangunan TPST Wukirsari.

Menurut dia, pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pengelolaan sampah di Gunungkidul.

Saat ini, pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari masih menggunakan sistem sanitary landfill. Sampah yang masuk ditimbun menggunakan tanah.

Namun, kondisi tumpukan sampah yang semakin tinggi mendorong pemerintah mencari alternatif pengelolaan. Lahan seluas empat hektare yang berada di sebelah TPAS Wukirsari kemudian disiapkan untuk pembangunan TPST.

“Mudah-mudahan rencana pembangunan TPST bisa terlaksana mulai di tahun depan,” kata Edy.

Selain pembangunan TPST, DLH Gunungkidul juga terus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.

Edy mengatakan sosialisasi mengenai pemilahan sampah terus dilakukan agar masyarakat memisahkan sampah organik dan nonorganik sebelum dibuang.

“Pemilahan sangat sehingga edukasi ke masyarakat akan terus dilakukan. Ini dikarenakan, mayoritas sampah yang dihasilkan langsung dibuang dalam kondisi bercampur antara organic dengan non organic,” katanya.

Foto

Harian Jogja/David Kurniawan

Aktivitas pembuangan sampah di TPAS Wukirsari di Kalurahan Baleharjo, Wonosari, Rabu (29/7). Harian Jogja/David Kurniawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news