Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha) menjajal aspal sirkuit Mandalika, Lombok untuk ajang World Superbike (WSBK) 2021, Jumat (19/11 - 2021) / worldsbk.com
Harianjogja.com, JOGJA—Toprak Razgatlioglu menunjukkan adaptasi cepat bersama Pramac Racing Yamaha menjelang debut MotoGP 2026. Manajer tim, Gino Borsoi, mengaku terkesan dengan progres signifikan pembalap asal Turki itu selama tes pramusim, termasuk sesi penting di Valencia.
Toprak Razgatlioglu datang ke MotoGP 2026 dengan reputasi besar setelah meraih tiga gelar juara dunia World Superbike (2021, 2024, 2025). Peralihan dari motor produksi massal ke motor prototipe MotoGP menuntut perubahan gaya balap yang tidak sederhana. Namun, proses adaptasi tersebut disebut berjalan lebih cepat dari perkiraan.
Gino Borsoi menilai Toprak mulai berhasil menyesuaikan teknik pengereman yang selama ini menjadi ciri khasnya. Jika di Superbike ia dikenal dengan gaya pengereman ekstrem, di MotoGP penggunaan rem karbon mengharuskan pendekatan yang lebih halus, presisi, dan terukur.
“Pada hari kedua tes Valencia, dia sudah mulai memodifikasi beberapa hal, terutama pendekatan terhadap rem depan,” ujar Borsoi dikutip dari Motosan.
Perubahan itu terlihat hanya dalam hitungan hari selama tes di Valencia. Kecerdasan teknis dan kemauan belajar tinggi menjadi sorotan utama manajemen Pramac Racing Yamaha. Adaptasi kilat ini memunculkan optimisme bahwa Toprak Razgatlioglu bisa menjadi salah satu debutan paling kompetitif di MotoGP 2026.
Suasana positif kini menyelimuti garasi Pramac Racing Yamaha. Jika perkembangan ini terus konsisten, peluang Toprak untuk bersaing di barisan depan pada paruh kedua musim dinilai terbuka. Kombinasi bakat alami, pengalaman juara dunia, serta sikap kooperatif menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat di kelas utama.
Fokus berikutnya tertuju pada tes pramusim lanjutan di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari 2026. Sesi tersebut menjadi persiapan terakhir sebelum seri pembuka MotoGP Thailand awal Maret mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

2 hours ago
1

















































