Timnas Voli Putri Indonesia Kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026

8 hours ago 6

Jumali

Jumali Senin, 24 Agustus 2026 21:07 WIB

Timnas Voli Putri Indonesia Kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026

Timnas voli putri Indonesia kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026/ Instagram: PBVSI

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas voli putri Indonesia harus menerima kekalahan telak dari Thailand dengan skor 0-3 (16-25, 18-25, 15-25) dalam laga pool B AVC Women's Continental 2026. Hasil ini menjadi kekalahan pertama bagi Skuad Garuda Pertiwi dari tiga pertandingan yang telah dijalani sejauh ini di turnamen yang berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tiongkok, Senin (24/8/2026) siang WIB.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi skuad asuhan Marcos Sugiama yang sebelumnya tampil impresif dengan dua kemenangan atas Kazakhstan dan Australia. Thailand yang merupakan salah satu tim terkuat di Asia kembali menunjukkan dominasinya dengan permainan agresif dan pola serangan yang sulit dibendung oleh pertahanan Indonesia.

Hasil dan Jalannya Pertandingan

Pada gim pertama, Timnas voli putri Indonesia langsung mendapatkan perlawanan sengit dari Thailand. Skuad Garuda Pertiwi sebenarnya berusaha mengimbangi pola permainan lawan, namun tim asuhan pelatih Thailand mampu tampil prima sejak awal. Dominasi Thailand pun membuahkan hasil dengan kemenangan 25-16 dalam gim yang berlangsung selama 20 menit. Keunggulan servis dan serangan Thailand menjadi faktor utama sulitnya Indonesia mengembangkan permainan.

Memasuki gim kedua, Timnas voli putri Indonesia berusaha bangkit dari keterpurukan. Namun, mereka kembali kesulitan meladeni pola permainan agresif yang dimainkan Thailand. Thailand cukup mudah mendulang poin demi poin, memanfaatkan setiap celah di pertahanan Indonesia. Dalam laga yang berlangsung 23 menit, Thailand meraih hasil maksimal atas Indonesia dengan skor 25-18.

Hasil manis di dua gim awal membuat Thailand lebih percaya diri memainkan gim ketiga. Pasalnya, mereka tinggal butuh satu kemenangan gim untuk menutup laga dengan kemenangan tiga gim langsung. Timnas voli putri Indonesia lagi-lagi harus mengakui ketangguhan Thailand. Kali ini Indonesia takluk dengan catatan poin 15-25 dalam laga yang berlangsung 23 menit. Pertahanan Indonesia yang kerap jebol dan serangan Thailand yang variatif menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini.

Evaluasi untuk Garuda Pertiwi

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Timnas voli putri Indonesia menjelang babak selanjutnya. Pelatih Marcos Sugiama tentu akan mengevaluasi performa tim, terutama dalam hal membaca pola permainan lawan dan memperkuat pertahanan dari serangan-serangan cepat Thailand. Thailand dikenal sebagai tim dengan transisi serangan yang cepat dan variasi serangan yang sulit diprediksi, sesuatu yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Indonesia.

Pertandingan melawan Thailand juga menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu meningkatkan kerja sama tim dan koordinasi antar pemain, terutama saat menghadapi lawan dengan tempo permainan tinggi. Meskipun telah tampil baik di dua laga sebelumnya, ujian sesungguhnya datang ketika menghadapi tim sekelas Thailand yang memiliki pengalaman lebih di kancah internasional.

Thailand sendiri merupakan tim yang konsisten berada di papan atas voli Asia dan sering menjadi langganan juara di berbagai ajang regional. Kekalahan ini bukanlah akhir dari perjuangan Garuda Pertiwi, melainkan momentum untuk belajar dan bangkit untuk pertandingan-pertandingan berikutnya yang tentu tidak kalah berat.

Pelajaran Berharga Menuju Asian Games

Keikutsertaan Indonesia di AVC Women's Continental 2026 merupakan bagian dari persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Menghadapi tim sekelas Thailand menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain untuk mengukur kemampuan dan memperbaiki kelemahan sebelum tampil di ajang multicabang terbesar se-Asia.

Kekalahan ini juga menjadi ujian mental bagi para pemain muda Indonesia yang sebagian besar masih minim pengalaman di level internasional. Namun, pengalaman bertanding melawan tim kuat seperti Thailand justru menjadi modal berharga untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas permainan.

Bagi para pendukung voli di Tanah Air, kekalahan ini tentu mengecewakan. Namun, perjalanan Garuda Pertiwi di AVC Continental 2026 masih panjang. Semangat juang dan tekad untuk terus belajar adalah kunci bagi Timnas voli putri Indonesia untuk meraih hasil lebih baik di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news