KLIKPOSITIF- Aksi tiga bocah yang terekam CCTV membobol brankas uang dan mengasak sejumlah gerai di Mall Plaza Andalas, Kota Padang, kandas di tangan polisi. Ketiganya diamankan setelah beraksi pada Jumat (21/08/2026).
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin melalui Kasubnit Buser IPDA Ryan Fermana menyampaikan, ketiga pelaku diamankan pada Senin (24/08/2026) dini hari.
Tim 1 Klewang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang mengungkap kasus tersebut setelah mendapatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan gerak-gerik para pelaku.
Menurutnya, dari laporan yang diterima, sedikitnya 5 toko menjadi sasaran dalam dua kali kejadian pencurian yang berlangsung pada hari berbeda.
“Dari laporan yang kita terima, kurang lebih ada lima toko untuk dua kali kejadian,” ungkap IPDA Ryan Fermana, Selasa (25/08/2026) pukul 02.20 WIB.
Ia menjelaskan, aksi pertama terjadi pada Jumat (21/08/2026). Sementara pencurian kedua berlangsung pada Senin (24/08/2026) dini hari dan baru diketahui para korban pada Senin pagi.
“Seluruh rangkaian aksi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV. Rekaman inilah yang kemudian menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk mengidentifikasi para pelaku,” ucapnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, barang yang hilang dalam aksi tersebut antara lain handphone dalam kondisi baru, uang tunai, serta pakaian.
Setelah mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV, jajaran operasional Polresta Padang langsung melakukan pengejaran sejak pagi dengan menyasar sejumlah lokasi di Kota Padang mulai dari kawasan Marapalam, Jati, hingga Gunung Pangilun.
Petugas kemudian memperoleh informasi bahwa para pelaku bergerak ke arah Bungus. Namun, saat pengejaran mengarah ke kawasan Teluk Bayur, polisi sempat kehilangan jejak lantaran para pelaku diduga mengubah arah perjalanan.
Pengejaran menemukan titik terang setelah polisi mendapat informasi dari jajaran TNI Angkatan Laut di Kodaeral II. Tiga anak di bawah umur dilaporkan masuk ke kawasan markas komando.
“Rekan-rekan TNI AL menginformasikan kepada kita sehingga kita berkoordinasi dan mendatangi lokasi. Ternyata benar, tiga anak yang masuk ke markas komando Kodaeral II tersebut merupakan pelaku yang teridentifikasi melakukan pencurian di Plaza Andalas,” terangnya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan penelusuran terhadap barang hasil curian. Dari handphone yang dicuri, satu unit disebut masih berada di wilayah Surian, sementara satu unit lainnya telah dijual melalui marketplace.
Sebelumnya, salah seorang pelaku juga sempat melarikan diri ke arah Surian dan Bukittinggi sebelum akhirnya pergerakannya kembali terdeteksi.
Pihaknya memastikan ketiga orang yang diamankan masih di bawah umur berdasarkan data yang diperoleh.
“Karena seluruh pelaku masih tergolong anak, penanganan perkara selanjutnya akan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Kami akan melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian pencurian tersebut, termasuk peran masing-masing pelaku serta keberadaan barang-barang hasil kejahatan yang belum ditemukan,” tutupnya.

3 hours ago
2

















































