SPKLU Makin Padat PLN Tambah Layanan di Jalur Mudik

3 hours ago 3

SPKLU Makin Padat PLN Tambah Layanan di Jalur Mudik Kondisi ini tampak di Rest Area 379A di Kabupaten Batang, salah satu titik strategis di jalur tol Trans Jawa, tempat pemudik memanfaatkan fasilitas pengisian daya untuk melanjutkan perjalanan jarak jauh. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah merespons situasi ini dengan memperkuat layanan SPKLU, baik dari sisi jumlah unit maupun teknologi pengisian agar tetap mampu melayani lonjakan pengguna. / ist

BATANG— Aktivitas pengisian kendaraan listrik di jalur mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sejumlah titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terlihat semakin padat seiring bertambahnya pemudik yang menggunakan mobil listrik.

Kondisi ini tampak di Rest Area 379A di Kabupaten Batang, salah satu titik strategis di jalur tol Trans Jawa, tempat pemudik memanfaatkan fasilitas pengisian daya untuk melanjutkan perjalanan jarak jauh.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah merespons situasi ini dengan memperkuat layanan SPKLU, baik dari sisi jumlah unit maupun teknologi pengisian agar tetap mampu melayani lonjakan pengguna.

Salah satu pemudik, Prima Narendra, merasakan langsung manfaat dari keberadaan SPKLU yang semakin mudah diakses. Ia mengaku biaya perjalanan dari Cirebon menuju Semarang jauh lebih hemat dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.

“Tahun ini pertama kali kami mudik pakai mobil listrik. Biasanya biaya bensin bisa sekitar Rp200 ribuan, tapi sekarang hanya sekitar Rp55 ribu untuk pengisian daya. Jauh lebih hemat,” ungkapnya.

Layanan SPKLU Diperkuat

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan peningkatan layanan dilakukan secara menyeluruh untuk menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

“PLN secara konsisten memperkuat ekosistem kendaraan listrik, baik dari sisi jumlah maupun kualitas SPKLU. Secara nasional, jumlah SPKLU meningkat dari sekitar 1.000 unit menjadi 1.800 unit atau naik sekitar 1,7 kali lipat. Selain itu, kami juga menghadirkan teknologi fast hingga ultra fast charging di berbagai rest area agar proses pengisian daya semakin cepat,” ujarnya.

Di wilayah Jawa Tengah, PLN telah menyiapkan 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi. Sebanyak 79 unit di antaranya berada di sepanjang jalur tol Trans Jawa untuk mendukung arus mudik dan arus balik.

PLN juga menyediakan kemudahan melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur Trip Planner membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU di sepanjang rute perjalanan, sementara fitur antre EV memungkinkan pemantauan kondisi antrean secara real time.

Antisipasi Lonjakan Pengguna

Penguatan layanan ini juga mendapat perhatian dari Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, saat meninjau SPKLU di Rest Area 379A di Kabupaten Batang.

“Ketersediaan SPKLU di rest area ini sudah cukup banyak dan memadai. Dengan peningkatan layanan ini, waktu tunggu dapat ditekan sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih efisien,” ujarnya.

Ia mengungkapkan jumlah pengguna kendaraan listrik saat mudik diperkirakan meningkat tajam, dari sekitar 13.000 pengguna pada 2025 menjadi 23.000 pengguna pada 2026.

Dengan kondisi SPKLU yang semakin padat, langkah PLN memperkuat layanan dinilai penting agar perjalanan pemudik tetap lancar, efisien, dan nyaman di sepanjang jalur mudik. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news