FOTO ILUSTRASI. Orang-orang membersihkan puing-puing bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, 11 Oktober 2024. ist - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Serangan artileri di tengah meningkatnya konflik di Lebanon menjadi pemicu jatuhnya korban di kalangan prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB.
Insiden pada Minggu (29/3/2026) terjadi ketika rentetan tembakan artileri mengarah ke area penugasan kontingen Indonesia di Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait, membenarkan dampak dari serangan tersebut terhadap prajurit TNI.
"Terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu satu orang meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, dan dua luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," ujarnya di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Menurut Rico, kejadian itu tidak terlepas dari eskalasi konflik yang terus meningkat di wilayah Lebanon, yang membuat situasi di lapangan semakin tidak terkendali.
Serangan artileri dari Israel disebut mengarah ke titik keberadaan kontingen Indonesia, di tengah situasi saling serang yang berlangsung intens.
"Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri, dan proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL," jelasnya.
Kondisi tersebut membuat area penugasan pasukan perdamaian menjadi rawan terdampak, meskipun berada dalam mandat misi internasional.
Hingga kini, proses klarifikasi atas insiden tersebut masih berlangsung di bawah koordinasi UNIFIL.
Kementerian Pertahanan memastikan bahwa perkembangan lanjutan terkait kondisi operasional akan disampaikan oleh Mabes TNI.
"Untuk perkembangan operasional lebih lanjut akan disampaikan oleh TNI," kata Rico.
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana eskalasi konflik yang semakin meluas dapat berdampak langsung pada pasukan perdamaian, termasuk kontingen Indonesia yang bertugas di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

5 hours ago
3

















































