Satu Tahun Ramlan – Ibnu Pimpin Bukittinggi Kota Perjuangan

23 hours ago 6

TARUNA - hayati

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dilantik bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis untuk masa jabatan 2025–2030 oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis menjalankan visi Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya.

Dinas pendidikan dan kebudayaan, pada satu tahun kepemimpinannya Wali Kota Ramlan dan Wakil Wali Kota Ibnu, telah merealisasikan program unggulan pendidikan gemilang, khususnya pembagian seragam gratis untuk pelajar SD dan SMP. Tidak hanya untuk pelajar sekolah negeri, pakaian seragam gratis, juga diberikan pada pelajar di sekolah swasta. Hingga kini, sudah 5.691 pelajar menerima pakaian seragam gratis, 3.195 untuk seragam SD dan 2.496 untuk seragam SMP.

Selain itu, Disdikbud juga mendukung unggulan lainnya. Seperti, Surau Gemilang, Generasi Gemilang untuk peluncuran program koding dan kecerdasan artivisial. Bukittinggi 1001 event Gemilang, Bantuan guru Muda dalam pembuatan media pembelajaran dan penelitian serta shortcourse, termasuk persiapan peringatan 100 tahun Jam Gadang.

Dinas pertanian dan pangan juga telah merealisasikan Bukitinggi 1001 event GEMILANG dengan Mengenalkan manfaat konsumsi ikan sangat baik untuk kesehatan dan pembentukan kecerdasan bagi warga kota Bukittinggi mulai dari kalangan anak – anak hingga dewasa dengan mengadakan Lomba Forikan Kota Bukittinggi Tahun 2025.

Dinas Sosial mendukung program unggulan perlindungan sosial masyarakat sejahtera untuk tahun 2025 sudah direalisasikan Bantuan Sembako Lansia sebanyak 105 paket senilai Rp.102.775.995,-. Bantuan Sembako Disabilitas sebanyak 280 paket senilai Rp.217.436.520,-. Bantuan Sembako Fakir Miskin sebanyak 170 paket senilai Rp.97.393.000,-. Bantuan Kursi Roda sebanyak 24 unit senilai Rp.83.600.000,-. Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebanyak 280 Orang senilai Rp.403.400.000,-.

Realisasi program unggulan Ramlan-Ibnu dalam bidang kesehatan, juga sudah banyak yang terealisasi, terutama dalam Program Sehat Gemilang. Program Sehat Gemilang bertujuan untuk menjamin seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau. Jaminan kesehatan berupa penyediaan pembiayaan kesehatan gratis melalui program UHC. Dimana sampai Desember 2025 cakupan kepesertaan BPJS Kota Bukittinggi mencapai 98,37 %. Selain itu, Wali Kota Bukittinggi, juga memberlakukan kebijakan baru, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, bagi Calon Jemaah Haji Bukittinggi

Selanjutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui pengembangan pelayanan ditingkat Puskesmas dan Rumah Sakit dan kemudahan akses pelayanan melalui kesiapsiagaan kejadian kegawatdaruratan bidang kesehatan serta peningkatan pelayanan kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan Napza. Hal ini dibuktikan dengan layanan penjemputan ambulance gratis dilaksanakan melalui program Ambulance Siaga yang siap 24 Jam mengantar dan menjemput pasien dari rumah ke sarana pelayanan kesehatan atau dari sarana pelayanan kesehatan ke rumah pasien, termasuk antar jemput pasien rujukan dari Puskesmas ke RSUD Bukittinggi dengan menggunakan bis Trans antar jemput. Kemudian juga tengah dilaksanakan peningkatan kualitas pelayanan teknologi, dan kapasitas RSUD melalui penambahan layanan dokter spesialis serta sarana prasarana RSUD Bukittinggi.

Dinas Perhubungan Bukittinggi, juga telah menyusun perencanaan, terkait program Angkot Gratis untuk Anak Sekolah. Beberapa kali rapat pembahasan telah dilaksanakan untuk merealisasikan program unggulan satu ini, termasuk dengan pendataan jumlah pelajar penerima layanan dan juga jumlah angkutan umum yang dibutuhkan.

Program PKL Naik Kelas, juga menjadi salah satu persoalan yang utama, untuk dilaksanakan. Dinas Perdagagan dan Perindustrian, juga telah memetakan serta melakukan perencanaan realisasi program tersebut. Selama satu tahun terakhir, Disperindag, telah menyusun dan memfinalisasi Roadmap PKL Naik Kelas, dengan menggandeng akademisi. Penetapan Peraturan Walikota (Perwako) tentang Zonasi dan Standar Operasional PKL sebagai dasar hukum penataan spasial yang membedakan secara tegas Zona Diizinkan dan Zona Dilarang berdagang, sekaligus menjadi fondasi penegakan hukum yang proporsional. Pendataan dan pemutakhiran basis data empiris 651 PKL di kawasan Pasar Atas melalui pendekatan e-mapping sebagai dasar segmentasi target pembinaan per batch, juga telah dilakukan. Upaya ini dilakukan, untuk membangun perekonomian masyarakat yang berkeadilan dengan mengembangkan ekonomi digital yang berbasis pada sektor unggulan pariwisata, ekonomi kreatif, perdagangan dan jasa.

Tidak hanya itu, pada bidang perdagangan ini, Pemko Bukittinggi di bawah kepemimpinan Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis, dalam satu tahun terakhir, juga telah melakukan pendataan terhadap aset pemerintah yang erat kaitannya dengan bidang perdagangan. Sebut saja, pendataan pedagang Pasa Ateh, yang belum menggunakan hak mereka yang memiliki kartu kuning, dimana, pemerintah ingin sleuruh toko di Pasa Ateh difungsikan sebagaimana mestinya, agar daya beli masyarakat meningkat, Pasa Ateh kembali ramai. Selain itu, Pemko juga membuka peluang bagi warga dan juga pengusaha, untuk memanfaatkan lokasi Pasa Ateh yang kosong, seperti roof top dan juga teras teras yang ada di setiap lantainya. Tidak hanya Pasa Ateh, Wako juga telah melakukan peninjauan ke Banto Trade Center (BTC), yang kerjasama dengan pihak ketiga dalam hal ini, Citicon, telah berakhir Maret 2026 ini. Sehingga Pemko Bukittinggi juga membuka peluang seluas- luasnya pada para investor, untuk kelanjutan pengelolaan lahan dan gedung serta pemanfaatan BTC ini.

Bukittinggi bebas banjir, bebas sampah dan bebas pungli, juga menjadi salah satu dari Program Unggulan Ramlan Nurmatias – Ibnu Asis. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan manajemen lingkungan yang diperkuat dengan infrastruktur dengan beberapa langkah strategis. Dalam satu tahun terakhir, Dinas Lingkungan hidup, telah melakukan sejumlah perbaikan dan peremajaan taman taman yang ada. Seperti, perbaikan air terjun menari Taman Jam Gadang, peremajaan Taman Ngarai Maaram. Pada tahun 2026 ini, juga tengah dilakukan pembenahan Taman Surau Gadang. Sementara, tugas pokok dalam upaya menjaga kebersihan, terus dimaksimalkan oleh pasukan orange, sebagai garda terdepan, dalam menjaga kebersihan Kota Perjuangan.

Program unggulan selanjutnya, Sekolah Keluarga Gemilang. Program ini diinisasi oleh Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan sejak 2018, untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Program ini dirancang untuk membekali orang tua dengan ilmu parenting, pemahaman agama, adat, serta kemandirian ekonomi yang implemantasi berbasis pada Indek Pembangunan Keluarga dan Indek Kualitas Keluarga.

Dalam satu tahun terakhir, Pemko Bukittingi melalui DP3APPKB, telah melaunching Modul Sekolah Keluarga Gemilang 2025. selain itu, juga tenagh diupayakan program Bukittinggi ramah anak, ramah lansia, serta aman bagi perempuan dan penyandang disabilitas. Salah satu yang telah dilaksanakan, gerakan lansia berdaya (Sidaya) pada Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) sebanyak 33 kelompok.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga mendukung penuh program unggulan dari Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota Ibnu Asis. Beberapa kegiatan telah dilaksanakan, seperti mendukung program Bukittinggi Creative Hub dan Co Working Space untuk membangun ekosistem bisnis kreatif anak muda di Bukittinggi berbasiskan kolaboratif, dengan melaksanakan perencanaan, pembangunan serta pengelolaan lampu penerangan jalan umum dan lingkungan.

Selain itu, juga tengah diupayakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta memperluas akses masyarakat terhadap air bersih, dengan .Untuk Sumber baru air bersih untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta memperluas akses masyarakat terhadap air bersih dengan melakukan penyusunan DED Perluasan Jaringan SPAM di Kawasan Perkotaan.

Sementara itu, tiga kecamtan di Kota Bukittinggi, juga mendukung penuh program unggulan Surau Gemilang dan Bukittinggi 1001 event gemilang. Dalam satu tahun terakhir, telah dilakukan pembentukan dan pembinaan Remaja Masjid sebagai upaya mengaktifkan kembali peran masjid dan surau dalam pembinaan karakter dan spiritualitas masyarakat, serta melakukan penjajakan dan pembentukan kerja sama strategis dengan penggiat usaha, untuk menggelar berbagai event, termasuk yang berkaitan erat dengan adat budaya Minangkabau.

Program Unggulan Surau Gemilang, digawangi sejumlah SKPD termasuk bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako yan dipercaya sebagai koordinator progul satu ini. Dimana, pada tahun 2025 telah disusun Surat Keputusan Wali Kota Bukittinggi tentang tim Penyusunan serta penerbitan buku modul Surau Gemilang.

Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, juga memiliki peran penting dalam mensukseskan program 1000 Start Up Gemilang. Pada tahun 2025 telah dilakukan pelatihan bagi pelaku usaha yang tergabung ke dalam program inkubasi bisnis. Untuk tahap selanjutnya akan dilakukan pendampingan usaha bagi peserta inkubator bisnis. Setiap tahun, Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja telah mengadakan pelatihan yang bersifat vokasi seperti pelatihan menjahit, pelatihan tata boga, pelatihan perbengkelan dan sebagainya serta pelatihan dalam rangka mendorong pengembangan usaha seperti pelatihan manajemen usaha, pelatihan pemasaran digital dan lainnya. Program 1000 Start Up Gemilang, mendorong tumbuh dan berkembangnya enterpreneur-enterprenur baru, khususnya di kalangan generasi muda, melalui serangkaian upaya yang terpadu.

Sebagai Kota Wisata, Bukittinggi tentu menjadi pusat perhatian para pengunjung yang datang dari seantero negeri. Untuk itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis, memiiki program Pariwisata gemilang. Tidak hanya slogan saja, realisasi program Pariwisata Gemilang, dalam satu tahun terakhir, terbilang sukses. Upaya untuk penguatan estetika dan pelestarian ikon kota, menjadi hal penting dalam menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Perjuangan. Sebut saja, pengecatan Jam Gadang, Jembatan Limpapeh, penataan Infrastruktur pendukung pariwisata, penguatan edukasi dan informasi wisata dan banyak kegiatan pendukung pariwisata lainnya. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya Rp2,9 milyar lebih Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat libur lebaran tahun 2025 lalu, di kota dengan luas 25 km² ini. Bahkan, kunjungan wisatawan ke Bukittinggi tahun 2025, menjadi kunjungan tertinggi dalam enam tahun terakhir, dengan 926.035 jiwa, yang masuk ke dalam objek wisata berbayar.

Dinas Pariwisata Bukittinggi, juga menjadi salah satu leading sektor dalam program 1001 Event Gemilang. Selama 2025, cukup banyak event, mulai dari taraf lokasl, nasional hingga taraf internasional, telah digelar di Kota Bukittinggi. Tidak sampai disitu saja, sejumlah penghargaan pun telah diterima pemerintah Kota Bukittinggi bidang pariwisata. Terakhir, salah satu hasil membanggakan, Bukittinggi mendapat pengakuan tingkat regional di kawasan ASEAN, menjadi salah satu dari lima kota di Indonesia, yang meraih capaian ASEAN CLEAN TOURIST CITY 2026-2028. Prestasi ini diraih Kota Bukittinggi karena Indeks Pembangunan Kepariwisataan sesuai Peremenparekraf No. 2 Tahun 2024, mencapai nilai 3.93.

Program unggulan Bukittinggi bebas banjir, bebas sampah dan bebas pungli, juga telah mulai terealisasi dalam satu tahun kepemimpinan Ramlan Nurmatias – Ibnu Asis. Dinas Perumahan dan Permukiman, telah bekerja, untuk sukseskan misi ketiga, membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana secara terpadu, berwawasan lingkungan dan inklusif, guna menciptakan suasana kota yang nyaman, aman dan ramah untuk semua kalangan. Sejumlah program telah disusun diantaranya, peningkatan jalan lingkungan, peningkatan riol lingkungan, pengentasan kawasan kumuh dan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Selama 2025, sebanyak 35 unit RTLH, telah diperbaiki, sehingga layak untuk ditempati. 35 rumah itu, tersebar di tujuh kelurahan, 4 unit di Kelurahan Puhun Pintu Kabun, 2 unit di Campago Ipuah, 3 unit di Kubu Tanjuang, 5 unit di Kelurahan Ladang Cakiah, 11 unit di Kelurahan Pakan Labuah, 6 unit di Parit Antang dan 4 unit di Kelurahan Aur Kuning. Program ini bersumber dari APBD Bukittinggi tahun 2025. Realisasi program ini pun merupakan kolaborasi antara Pemko dan Anggot DPRD Bukittinggi.

Untuk Program Unggulan Bukittinggi Ramah, Aman dan Inklusif (BLI KASIH), dilaksanakan program rehabilitasi sosial berbasis bimbingan mental dan spiritual sebagai tindak lanjut dari operasi penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja pada Tahun 2025. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor bersama Kementerian Agama Republik Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3PPKB), yang ditandai dengan penyusunan dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi terpadu.
Pada Tahun 2025, program ini telah merehabilitasi 9 warga yang terjaring operasi, terdiri dari 8 kasus terkait perilaku LGBT dan 1 kasus Pekerja Seks Komersial (PSK).

Pada tahap Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan serta pemberian bimbingan rohani dan mental spiritual oleh Kementerian Agama dan MUI. Melalui pendekatan kesehatan, sosial, dan keagamaan secara terpadu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis berkomitmen mewujudkan ketertiban umum serta menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih aman, tertib, dan kondusif di Kota Bukittinggi.

Untuk dukungan terhadap program unggulan Bukittinggi sport centre, Dinas pemuda dan olahraga Kota bukittinggi sudah alokasikan anggaran rutin pemeliharaan 5 sarana olahraga sebesar Rp. 832.258.555, yang sudah dimanfaatkan untuk pembenahan sarana olahraga untuk menjadikan sarana olahraga seperti GOR Indoor Bermawi dan lainnya sebagai wadah latihan olahraga berbagai cabang olahraga dan membenahi dinding, tribun dan lantai tribun Lapangan Sepak Bola kaki Atas Ngarai serta merubah eks Kolam Renang Bantola menjadi kawasan olahraga multi fungsi seperti lokasi latihan atau event sepatu roda, push bike, scateboard dan latihan beladiri. Tidak hanya itu, Bidang Pemuda Dispora juga sudah mendukung progrul Bukittinggi creative hub dan co working space dengan melaksanakan FGD yang diikuti oleh 18 OKP di Bukittinggi dimana salah satu aspirasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) adalah Pemko Bukittinggi menyediakan sarana berkumpul bagi Pemuda.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news