Solok, Klikpositif – Tim Satres Narkoba Polres Solok berhasil mengungkap peredaran besar narkoba jenis sabu. Sebanyak 20 paket narkoba siap edar diamankan dari seorang pria di Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung.
Diketahui, narkoba diduga jenis sabu itu merupakan milik pria berinisial MF (29). Pemuda yang tercatat sebagai warga Kota Pekanbaru itu diciduk di sebuah rumah di Saok Laweh, Kamis (5/3/2026).
Terungkapnya peredaran gelap narkoba itu berawal dari informasi masyarakat yang curiga dengan aktivitas di sebuah rumah di Nagari Saok Laweh. Petugas lantas melakukan penyelidikan.
Sekira pukul 01.30 WIB, polisi melakukan penggrebekan di rumah yang dicurigai di Jorong Jambu. MF yang saat itu tengah berada di rumah tak berkutik saat dibekuk petugas.
Penggrebekan itu mengundang perhatian warga sekitar. Di hadapan masyarakat, petugas langsung melakukan penggeledahan. Awalnya petugas menemukan 1 (satu) paket sabu yang disimpan dalam kotak rokok, terselip di ventilasi rumah.
Petugas kemudian terus melakukan penggeledahan, alhasil 5 paket lainnya ditemukan di bawah tangga kandang itik. Curiga masih ada, petugas lantas menyisir kandang itik, dan ternyata ditemukan 14 paket lainnya yang disimpan di dua kotak plastik berbeda.
Kasat Reserse Narkoba Polres Solok, AKP Repaldi mengungkapkan, total 20 paket sabu yang diamankan dari terduga pelaku. Selain itu petugas juga menyita satu unit ponsel yang ditemukan di lokasi.
“Pelaku MF mengakui bahwasanya keseluruhan barang bukti yang ditemukan petugas memang miliknya. Pelaku sudah kami amankan untuk proses dan pengembangan lebih lanjut,” beber AKP Repaldi.
Polres Solok Komit Perangi Narkoba
Data Polres Solok mencatat, sepanjang tahun 2025, polisi mengungkap sebanyak 43 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari pengungkapan tersebut, polisi menetapkan sebanyak 62 tersangka, mulai dari pengedar hingga pelaku penyalahgunaan.
Dari puluhan pengungkapan, polisi mengamankan 1.056,27 gram narkoba jenis ganja, sementara untuk sabu-sabu sebanyak 164,26 gram.
Tingginya angka kasus penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya. Sejumlah langkah strategis dilakukan Polres Solok bersama Satres Narkoba dan pemerintah daerah.
Selain penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan, Polisi juga melakukan langkah preventif. Mulai dari program kampung anti narkoba dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.
Polres Solok juga memprioritaskan sosialisasi bahaya narkoba terhadap kalangan pelajar yang kerap menjadi sasaran. Polres Solok bakal memasifkan sosialisasi terhadap para pelajar di sekolah-sekolah SMP dan SMA di Kabupaten Solok.
Perang melawan narkoba tidak hanya menjadi tanggungjawab bagi polisi, namun juga semua pihak. Tanpa peran aktif bersama, maka akan sulit dalam memberantas peredaran narkoba di seluruh lini.

12 hours ago
5


















































