
Mahasiswa dan Dosen Universitas Negeri Jakarta foto bersama di halaman kantor Harian Jogja, Kamis (21/5/2026). Kedatangan puluhan mahasiswa UNJ ini bagian dari Kuliah Kerja Lapangan (KKL)./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
JOGJA—Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Jurusan Sastra Inggris untuk menggali ilmu yang berkaitan dengan mata kuliah di kelas, seperti struktur bahasa, framing, hingga analisis kebahasaan dan sastra.
Selama kegiatan KKL di Jogja, mahasiswa didampingi tiga dosen, yakni Narita Pratiwi, Nurina Azyyati, dan Nurul Adha Kurniati.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari pembelajaran mahasiswa tentang menulis, framing, serta analisis kebahasaan dan sastra,” ujar Narita Pratiwi.
Ia berharap kunjungan selama sekitar satu jam tersebut dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, baik untuk pembelajaran di kelas maupun saat menyusun skripsi nanti. Menurut Narita, Harian Jogja dipilih sebagai lokasi KKL karena memiliki berbagai platform media, mulai dari media cetak, online, hingga radio. Dengan begitu, mahasiswa dapat memperoleh banyak wawasan hanya dalam satu kunjungan.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat mengenal dunia pers serta memahami teknik penulisan yang baik agar mudah dipahami pembaca.
Gibran Al-Farabi, salah satu mahasiswa, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru dari kunjungan tersebut, terutama terkait teknik penulisan berita seperti konsep piramida terbalik dan kondisi media massa saat ini di tengah tantangan era digital.
Hal senada disampaikan Valenza Murfrisia. Ia mengaku senang dapat belajar langsung dengan mengunjungi ruang redaksi Harian Jogja dan Radio Star Jogja FM.

Sebelum berkeliling kantor Harian Jogja, para mahasiswa mendapat pemaparan dari Nugroho Nurcahyo selaku Head of Strategic Affairs
dan Budi Cahyana sebagai Redaktur Pelaksana Harian Jogja. Nugroho menjelaskan bahwa Harian Jogja telah bertransformasi dari media massa menjadi perusahaan komunikasi guna menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di era digital.
Harian Jogja juga mengusung konsep jurnalisme positif dengan menjalankan aktivitas jurnalistik sesuai kode etik serta menyajikan konten yang lengkap, mendalam, menggunakan bahasa santun, dan memberikan wawasan luas kepada pembaca.
Tak hanya dalam bentuk koran, konten Harian Jogja juga disebarluaskan melalui berbagai platform digital. Bersamaan dengan versi cetaknya, situs www.harianjogja.com pertama kali diluncurkan pada 20 Mei 2008. Pada tahun ketiga operasionalnya, Harian Jogja juga memiliki stasiun Radio Star FM.
Selain itu, Harian Jogja aktif memublikasikan konten melalui akun Instagram @harianjogja, X @Harian_Jogja, Facebook Harian Jogja, Threads @harianjogja, YouTube Harian Jogja, hingga TikTok @harianjogja.
Saat ini, jumlah karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut mencapai sekitar 100 orang. Selain mengusung jurnalisme positif, Harian Jogja juga menjalankan bisnis komunikasi yang diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi mitra maupun masyarakat.
Sementara itu, Budi Cahyana menekankan pentingnya disiplin verifikasi dalam proses pembuatan berita. Menurutnya, verifikasi menjadi salah satu prinsip utama dalam jurnalistik agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan dapat dipercaya.(Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

6 hours ago
6

















































