
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menargetkan sekitar 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mulai beroperasi pada Juli 2026. Program tersebut disiapkan pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus memperluas jaringan koperasi modern di berbagai daerah Indonesia.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pembangunan Kopdes Merah Putih saat ini terus berlangsung di sejumlah wilayah. Pemerintah juga mulai mempersiapkan operasional koperasi, termasuk pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas penunjang lainnya.
“Bapak Presiden ingin supaya 30 ribuan bangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini siap untuk operasional,” kata Ferry saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu.
Menurut Ferry, Presiden Prabowo menilai keberadaan puluhan ribu Kopdes Merah Putih akan menjadi salah satu jaringan koperasi terbesar di dunia apabila seluruhnya telah beroperasi secara penuh.
"Presiden membayangkan kalau 30 ribu Koperasi Merah Putih itu terbangun dan operasional, itu merupakan jumlah (koperasi) yang paling banyak di seluruh dunia," katanya.
Ferry menjelaskan hingga saat ini pembangunan Kopdes Merah Putih terus mengalami perkembangan signifikan. Pemerintah mencatat sebanyak 37.327 koperasi sedang dibangun di berbagai daerah di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.927 koperasi disebut telah rampung 100 persen dan siap memasuki tahap operasional. Pemerintah pun mulai menyiapkan agenda peresmian simbolis sebagai tanda dimulainya pengoperasian koperasi di sejumlah daerah.
Pemerintah dijadwalkan meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada 16 Mei 2026 di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ribuan koperasi tersebut berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dinilai sudah siap beroperasi.
Peresmian itu bertepatan dengan agenda kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Nganjuk untuk meresmikan Museum Marsinah. Setelah agenda tersebut, Presiden dijadwalkan meninjau langsung Kopdes Merah Putih sekaligus melakukan peluncuran simbolis operasional koperasi.
“Setelah acara tersebut, Presiden akan berkunjung ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan sekaligus meresmikan secara simbolis operasional koperasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujarnya.
Ferry mengatakan pemerintah juga akan kembali menggelar peresmian operasional Kopdes Merah Putih secara bertahap setelah kesiapan bangunan fisik dan fasilitas pendukung mencapai target sekitar 30 ribu unit.
Selain fokus pada pembangunan fisik koperasi, pemerintah saat ini tengah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait operasionalisasi Kopdes Merah Putih. Regulasi tersebut disiapkan sebagai dasar pelaksanaan program agar operasional koperasi berjalan lebih terarah dan terintegrasi.
Pemerintah menargetkan Inpres mengenai operasional Kopdes Merah Putih dapat terbit sebelum agenda peresmian koperasi pada 16 Mei 2026 sehingga pelaksanaan program bisa segera berjalan di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

1 day ago
8

















































