
Ilustrasi meteran listrik - ist/PLN
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan program listrik desa dalam waktu dekat setelah pemerintah berhasil memperluas akses listrik ke lebih dari 1.400 desa sepanjang 2025. Peresmian tersebut ditargetkan berlangsung sebelum 14 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
"Alhamdulillah, saya baru selesai menghadap Bapak Presiden dan kami melakukan rapat terbatas untuk membahas pertama adalah peresmian listrik desa," ujar Bahlil.
Pemerintah Percepat Akses Listrik di Desa
Bahlil menjelaskan pemerintah masih menghadapi tantangan dalam menyediakan listrik bagi sekitar 11.000 desa yang hingga kini belum menikmati layanan kelistrikan. Meski demikian, pelaksanaan program listrik desa sepanjang 2025 menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Menurutnya, lebih dari 1.400 desa telah berhasil tersambung ke jaringan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas pemerataan akses energi.
"Kita tahu bahwa dari total desa yang kita belum ada listrik itu ada kurang lebih sekitar 11.000, dan alhamdulillah di tahun 2025 programnya sudah selesai sekitar 1.400 lebih," katanya.
Peresmian Ditargetkan Sebelum 14 Agustus
Bahlil mengatakan Presiden Prabowo akan meresmikan capaian tersebut sebelum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Pemerintah menargetkan agenda peresmian berlangsung sebelum 14 Agustus 2026.
"Ini akan dilakukan peresmian oleh Bapak Presiden nanti dalam waktu dekat sebelum tanggal 14 Agustus," ujarnya.
Dorong Pemerataan Pembangunan hingga Daerah Terpencil
Program listrik desa menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses energi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah belum terlistriki. Selain meningkatkan pelayanan dasar, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di daerah terpencil.
Dengan bertambahnya desa yang memperoleh akses listrik, pemerintah menargetkan manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

7 hours ago
6

















































