Prabowo Minta Pimpinan TNI Tak Jadi Jenderal Salon, Sepatu Harus Kotor

8 hours ago 8

Prabowo Minta Pimpinan TNI Tak Jadi Jenderal Salon, Sepatu Harus Kotor

Tangkapan Layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-YouTube/Aditya Ramadhan\r\n

Harianjogja.com, BATANG—Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para perwira tinggi TNI agar tidak menjadi "jenderal salon" yang enggan turun ke lapangan. Menurutnya, seorang pemimpin harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan kebersihan lingkungan, memantau kondisi di lapangan, serta mengambil langkah yang diperlukan apabila menemukan persoalan.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis. Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi juga dibuktikan dengan keterlibatan langsung di lapangan.

Prabowo: Jangan Jadi "Jenderal Salon"

Prabowo meminta para panglima dan jenderal TNI tidak ragu menghadapi kondisi di lapangan, meskipun harus melewati medan yang berat.

"Panglima-panglima, jenderal-jenderal jangan jadi jenderal salon, maunya bersih. Sekali-sekali jenderal sepatunya harus kotor, kalau perlu celananya harus kotor sampai ke dengkul," kata Prabowo.

Di sela penyampaiannya, Presiden juga menyelipkan candaan mengenai penampilan para pejabat ketika menghadiri agenda resmi bersama kepala negara.

"Tapi jangan kalau menghadap Presiden dikotorin sepatunya," katanya.

Minta TNI, Polri, dan Kepala Daerah Cek Lingkungan Setiap Hari

Selain menyampaikan pesan kepada jajaran TNI, Prabowo juga meminta TNI, Polri, dan para kepala daerah menyisihkan sedikitnya satu jam setiap hari untuk memantau kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

Ia menyebut gubernur, bupati, wali kota, kapolda, komandan resor militer (danrem), komandan distrik militer (dandim), kapolres, hingga kapolsek perlu rutin memeriksa sungai dan saluran air agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Pemimpin Harus Berada di Garis Depan

Menurut Prabowo, seorang pemimpin akan lebih memahami persoalan masyarakat apabila turun langsung ke lapangan. Dengan cara tersebut, kondisi nyata di wilayah dapat diketahui sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan.

Presiden menilai kehadiran pemimpin di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam memastikan berbagai persoalan lingkungan tidak luput dari perhatian.

Tegur Pelanggar Kebersihan Lingkungan

Dalam arahannya, Prabowo juga meminta kepala daerah aktif menegur masyarakat maupun pelaku usaha yang tidak menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah maupun tempat usahanya.

Ia menambahkan, apabila teguran yang telah diberikan berulang kali tetap tidak dipatuhi, penegakan aturan dapat dilakukan melalui kerja sama tim gabungan yang melibatkan unsur penegak hukum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news