Pengajuan Job Fair Bisa Lewat SIAPkerja, Semua Proses Kini Digital

5 hours ago 1

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong digitalisasi layanan ketenagakerjaan dengan memperbarui fitur penyelenggaraan bursa kerja atau job fair pada platform SIAPkerja. Pembaruan ini memungkinkan seluruh tahapan pengajuan hingga penerbitan persetujuan dilakukan secara terintegrasi dalam satu sistem digital.

Langkah tersebut diharapkan dapat memangkas proses administrasi yang selama ini dilakukan secara manual sekaligus mempercepat layanan bagi instansi pemerintah maupun penyelenggara swasta yang ingin menggelar bursa kerja. Selain lebih praktis, sistem baru juga memungkinkan proses pengajuan dipantau secara langsung oleh pemohon.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Estiarty Haryani, mengatakan pengembangan fitur tersebut dirancang untuk menyederhanakan proses pengajuan hingga penerbitan persetujuan penyelenggaraan job fair.

“Pengembangan ini membuat proses pengajuan job fair menjadi lebih terintegrasi, cepat, dan transparan,” ujar Estiarty dalam keterangannya yang diterima di Denpasar, Rabu.

Menurut dia, melalui laman jobfair.kemnaker.go.id, seluruh tahapan mulai dari pengajuan, verifikasi dokumen, hingga penerbitan surat rekomendasi atau surat persetujuan kini dapat dilakukan secara digital.

“Sistem ini dirancang agar proses berjalan lebih cepat, praktis, serta dapat dipantau secara real time,” katanya.

Dorong Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Modern

Estiarty menjelaskan digitalisasi layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemnaker menghadirkan sistem pelayanan ketenagakerjaan yang lebih modern, transparan, dan efisien.

Dengan sistem yang terintegrasi, proses administrasi penyelenggaraan job fair diharapkan dapat berlangsung lebih sederhana sekaligus mengurangi potensi hambatan birokrasi yang selama ini dihadapi penyelenggara.

Ia menambahkan, layanan digital tersebut dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, baik instansi pemerintah maupun penyelenggara dari sektor swasta.

Pengajuan Dilakukan Melalui SIAPkerja

Kemnaker juga mengimbau seluruh penyelenggara bursa kerja untuk mengajukan permohonan melalui dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat kabupaten atau kota melalui platform SIAPkerja pada fitur job fair.

Pemerintah berharap pemanfaatan platform digital ini dapat meningkatkan efektivitas penyelenggaraan bursa kerja sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan pekerjaan di berbagai daerah.

Selain pengajuan administrasi, penyelenggara juga didorong memaksimalkan penggunaan fitur SIAPkerja dalam pelaksanaan job fair, baik yang diselenggarakan secara daring maupun melalui skema hibrida.

Perluas Akses Informasi Lowongan Kerja

Menurut Estiarty, penguatan layanan digital pada platform SIAPkerja tidak hanya bertujuan mempercepat proses perizinan penyelenggaraan job fair, tetapi juga mendukung pemerataan akses informasi ketenagakerjaan.

Melalui sistem yang semakin terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperoleh informasi peluang kerja, sementara penyelenggara memiliki sarana yang lebih efektif untuk menjangkau pencari kerja dalam jumlah lebih luas.

"Mari manfaatkan layanan job fair untuk mendukung penyelenggaraan bursa kerja yang lebih efektif, transparan, dan modern,” kata Estiarty.

Pengembangan layanan job fair digital ini menjadi bagian dari transformasi layanan ketenagakerjaan yang tengah dilakukan pemerintah. Ke depan, pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara lebih cepat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news