Pemko Padang Salurkan BSTT untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Karang Putih Lubuk Kilangan

7 hours ago 4

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada dua keluarga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Karang Putih No. 52 dan No. 66 RT 02 RW 02, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di lokasi kejadian, Rabu (15/7/2026).

Kehadiran jajaran pemerintah di tengah warga yang tertimpa musibah menjadi bentuk nyata komitmen Pemko Padang dalam menjalankan Program Unggulan (Progul) Padang Sigap dan Padang Melayani, yang menitikberatkan pada respons cepat terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan, termasuk bencana.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota dalam penyerahan bantuan itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Hendri Zulviton, Wakil Ketua Baznas Kota Padang Yultel Ardi, Camat Lubuk Kilangan Siska Nurul Widya Siska Usman, para lurah se-Kecamatan Lubuk Kilangan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) senilai Rp10 juta kepada masing-masing keluarga terdampak. Selain bantuan dari Pemko Padang, kedua keluarga juga menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta dari Baznas Kota Padang, paket kebutuhan pokok dari BPBD Kota Padang, serta bantuan sembako dari Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan.

Musibah kebakaran yang terjadi pada Minggu dini hari, 6 Juli 2026, sekitar pukul 00.46 WIB, itu menghanguskan dua rumah yang berdampingan. Rumah tersebut diketahui milik Nila Fajarwati (43), yang tinggal bersama suami dan tiga anaknya, serta Rina Kurniawati (41), yang tinggal bersama suami dan dua anaknya.

Di hadapan keluarga korban dan warga sekitar, Maigus Nasir menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas musibah yang menimpa kedua keluarga tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memastikan masyarakat yang terdampak bencana memperoleh bantuan secepat mungkin.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban, serta membantu memenuhi kebutuhan mendesak selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Maigus.

Ia menegaskan, kecepatan penyaluran bantuan merupakan bagian dari komitmen Pemko Padang dalam menghadirkan pelayanan yang responsif dan tanggap terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat.

Menurut Maigus, implementasi Progul Padang Sigap tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pascabencana, tetapi juga melalui upaya membangun sistem penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kelurahan.

Selain menyerahkan bantuan, Wakil Wali Kota juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik. Ia menilai penggunaan stop kontak secara berlebihan masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran di kawasan permukiman.

Karena itu, Maigus meminta masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan penggunaannya tetap aman. Ia juga mendorong adanya langkah-langkah mitigasi yang melibatkan seluruh unsur pemerintah hingga tingkat lingkungan.

“Sebagai langkah pencegahan, kami berharap Dinas Pemadam Kebakaran bersama aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan dapat menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di titik-titik strategis. Sehingga masyarakat dapat melakukan penanganan awal sebelum armada pemadam tiba di lokasi,” katanya.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh warga setempat yang berharap langkah antisipasi kebakaran dapat diperkuat, mengingat padatnya permukiman di kawasan tersebut. Kehadiran APAR di lingkungan warga dinilai dapat menjadi solusi awal untuk meminimalkan dampak kebakaran sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Padang memastikan akan terus memantau kondisi kedua keluarga korban dan memberikan pendampingan selama masa pemulihan. Sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, Baznas, kecamatan, serta berbagai pihak terkait diharapkan dapat membantu para korban bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news