Paskibraka DIY Siap Kibarkan Bendera di Istana Kepresidenan Yogyakarta

9 hours ago 4

Paskibraka DIY Siap Kibarkan Bendera di Istana Kepresidenan Yogyakarta

Anggota Paskibraka mencium bendera Merah Putih saat kegiatan pengukuhan Paskibraka DIY di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Kota Jogja, Minggu (16/8/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—Rasa tegang bercampur bangga dirasakan Muhamad Ataila Palasara Abimanyu Putra Hidayat menjelang tugas pertamanya mengibarkan Bendera Negara di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Senin (17/8/2026). Siswa kelas XI SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Sleman itu menjadi satu dari 38 anggota Paskibraka DIY yang dikukuhkan pada Minggu (16/8/2026).

Abimanyu mengatakan penugasan masing-masing anggota Paskibraka belum diketahui hingga sehari sebelum pelaksanaan upacara. Surat tugas baru akan diterima pada Senin pagi sehingga seluruh anggota diminta siap ditempatkan di posisi mana pun.

"Di mana pun kami berada, di mana pun kami ditempatkan, kami harus siap untuk ditugaskan di posisi tersebut," kata Abimanyu usai acara pengukuhan.

Ia mengaku selama masa persiapan tidak hanya menguras fisik, tetapi juga membentuk mental dan menambah pengetahuan para anggota Paskibraka. Menurutnya, seluruh proses tersebut menjadi bekal agar mereka tidak sekadar mampu mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi cerminan generasi muda yang menjunjung nilai-nilai Pancasila.

"Latihan itu sangat menguras fisik kami, tapi di lain sisi itu juga menempa kami, mempersiapkan kami tidak hanya fisik, namun juga mental. Kami juga mendapat tambahan pengetahuan agar siap mengibarkan bendera pusaka," ujarnya.

Selain latihan baris-berbaris dan pembinaan fisik, para anggota Paskibraka DIY juga mendapat pembekalan mengenai budaya Kejogjaan. Salah satunya dengan menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar setiap Sabtu serta menjalankan sejumlah tradisi Jawa.

Abimanyu mencontohkan adanya simulasi pemilihan kepala desa dan lurah serta Jogoboyo yang dilakukan dengan mengenakan pakaian tradisional khas Jogja, seperti lurik dan surjan. Pembekalan tersebut menurutnya menjadi pengalaman tersendiri selama mengikuti pendidikan Paskibraka.

"Alhamdulillah, nggih. Setiap hari Sabtu kami menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar dan banyak tradisi yang diterapkan dalam Desa Bahagia atau pelatihan Paskibraka," katanya.

Menjelang upacara, Abimanyu tak menampik masih menyimpan rasa tegang. Pasalnya, tugas mengibarkan bendera di Gedung Agung Yogyakarta merupakan pengalaman yang telah diidamkannya sejak lama.

"Ini pertama kalinya saya mengibarkan bendera pusaka yang saya idam-idamkan dari dulu. Tapi saya siap karena sudah dilatih para pamong dan pelatih selama 20 hari, baik secara fisik, mental maupun pengetahuan," katanya.

Sebanyak 38 siswa-siswi berprestasi dari kabupaten/kota se-DIY tersebut resmi dikukuhkan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Kota Jogja, Minggu (16/8/2026). Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Senin (17/8/2026).

Ni Made meminta para anggota Paskibraka menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Ia juga mengingatkan mereka untuk terus menjunjung nilai-nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

"Saya percaya bahwa paskibraka ini akan melaksanakan tugas yang mulia ini dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," kata Ni Made.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news