Klikpositif.com – Muhammadiyah Kabupaten Solok kembali menerima Wakaf Tanah dari masyarakat. Kali ini, wakaf dari keluarga besar Hj. Upik Gadis, perantau asal Nagari Kotobaru, Kabupaten Solok.
Penyerahan Wakaf langsung dilakukan pihak keluarga di Gedung PP Muhammadiyah beberapa waktu lalu. Sertifikat diterima langsung Ketua PDM Kabupaten Solok, Buya Darman dan didampingi Ketua Majelis Waqaf, Drs. Maqomam Mahmuda.
Hj. Upik Gadis mengatakan, wakaf tanah ke Muhammadiyah merupakan bentuk dukungan dalam pengembangan pendidikan dan dakwah di Kabupaten Solok. Hal ini juga sebagai bentuk tanggungjawab sosial terhadap masyarakat.
“Semoga tanah waqaf ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat oleh Muhammadiyah di Solok,” ungkap Hj. Upik didampingi keluarganya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Solok, Darman BA menyampaikan terimakasih atas niat baik keluarga Hj. Upik Gadis dalam mendukung pengembangan kegiatan dakwah dan sosial Muhammadiyah di Kabupaten Solok.
“Waqaf merupakan salah satu instrumen penting untuk pembangunan berkelanjutan. Aset waqaf tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi, karena digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ketua Majelis Wakaf PDM Kabupaten Solok, Maqomam Mahmuda menjelaskan, wakaf memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi gerakan sosial dan pendidikan.
“Setiap tanah waqaf yang diserahkan, akan dikelola secara transparan dan digunakan untuk kepentingan umat sesuai amanah pemberi waqaf,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Rencananya di lahan seluas 600 meter itu, Muhammadiyah Kabupaten Solok akan membangun gedung dakwah dan gedung serbaguna serta sarana keumatan lainnya yang dapat memberikan manfaat luas bagi organisasi dan masyarakat.
Tahun sebelumnya, Muhammadiyah Kabupaten Solok juga menerima Wakaf Tanah dari masyarakat di Nagari Cupak, tepatnya di daerah Apalamo. Lahan tersebut, dijadikan sebagai pusat pendidikan yang dikelola Muhammadiyah.

6 hours ago
3




















































