Harianjogja.com, WASHINGTON—Upaya meredakan konflik antara Iran dan Amerika Serikat belum menunjukkan hasil setelah jalur diplomasi yang difasilitasi sejumlah negara menemui kebuntuan. Negosiasi yang diharapkan membuka peluang gencatan senjata justru tersendat di tengah perbedaan sikap yang tajam.
Informasi yang dihimpun dari laporan The Wall Street Journal Jumat (3/4/2026) menyebutkan Iran menolak rencana pertemuan dengan pejabat Amerika Serikat dalam waktu dekat. Penolakan itu dipicu oleh tuntutan dari pihak Washington yang dinilai tidak dapat diterima oleh Teheran.
Sikap tersebut mempertegas posisi Iran yang tidak menginginkan solusi sementara berupa gencatan senjata.
Di sisi lain, upaya diplomasi belum sepenuhnya berhenti. Mesir dan Turki masih mencoba membuka ruang dialog dengan menawarkan lokasi alternatif pembicaraan, seperti di Doha maupun Istanbul.
Namun, pernyataan pejabat Iran menunjukkan arah kebijakan yang lebih keras. Kepala misi diplomatik Iran di Kairo, Mojtaba Ferdosipour, menegaskan negaranya hanya akan menyetujui penghentian perang secara menyeluruh, bukan sekadar gencatan senjata.
Blokade Selat Hormuz Picu Dampak Global
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, juga membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Teheran telah meminta gencatan senjata.
Ketegangan antara kedua pihak tidak lepas dari rangkaian serangan yang terjadi sejak akhir Februari. Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Eskalasi konflik tersebut kini berdampak lebih luas. Ketegangan di kawasan memicu gangguan pada jalur strategis Selat Hormuz, yang menjadi rute utama distribusi minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia.
Kondisi ini mendorong kenaikan harga energi global dan meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

2 hours ago
3

















































