Sunartono Minggu, 06 September 2026 13:27 WIB

Suasana Stasiun Tugu Yogyakarta, Sabtu (6/9/2025).ANTARA/ist-Daop 6 Yogyakarta.
Harianjogja.com, JAKARTA— PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menambah perjalanan kereta api menuju Jakarta untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Tambahan layanan tersebut tersedia dari Yogyakarta, Malang, dan Semarang dengan tujuan akhir Stasiun Gambir.
KAI mengoperasikan tiga perjalanan kereta api tambahan sekaligus meningkatkan kapasitas pada dua kereta api reguler. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menyediakan alternatif transportasi bagi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan akibat kondisi vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan penyesuaian perjalanan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan penumpang dan kondisi operasional di lapangan.
“KAI terus memastikan masyarakat memiliki akses transportasi kereta api yang aman dan nyaman melalui penyesuaian layanan perjalanan. Setiap pengaturan perjalanan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan sarana, prasarana, serta aspek keselamatan,” ujar Anne dalam siaran pers, Minggu (6/9/2026).
Ada 3 KA Tambahan
Tiga perjalanan tambahan yang disiapkan KAI melayani sejumlah kota besar di Pulau Jawa menuju Jakarta. Tambahan tersebut memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi menuju ibu kota.
Berikut tiga perjalanan kereta api tambahan yang dioperasikan KAI:
- KA Tambahan Yogyakarta–Gambir, berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB.
- KA Tambahan Malang–Gambir, berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB.
- KA Tambahan Semarang Tawang–Gambir, berangkat dari Stasiun Semarang Tawang pukul 20.15 WIB.
Dengan tambahan tersebut, masyarakat dari Yogyakarta, Malang, maupun Semarang memiliki pilihan perjalanan tambahan menuju Jakarta.
KAI menyebut penyesuaian layanan ini dilakukan sebagai bagian dari kesiapan perusahaan dalam menghadapi peningkatan kebutuhan angkutan penumpang. Perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berlangsung aman dan terkendali.
Kapasitas Ditambah
Selain mengoperasikan tiga perjalanan tambahan, KAI meningkatkan kapasitas angkutan pada dua kereta api reguler.
Dua kereta api yang mendapatkan tambahan kapasitas yakni:
- KA Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir.
- KA Gumarang relasi Surabaya Pasar Turi–Pasar Senen.
Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan tempat duduk bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju Jakarta.
Langkah KAI tersebut sekaligus menjadi bagian dari penyesuaian layanan terhadap perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat. Kesiapan sarana dan prasarana serta aspek keselamatan tetap menjadi pertimbangan dalam setiap pengaturan perjalanan.
Kondisi Vulkanik Anak Krakatau
Penambahan perjalanan kereta api dilakukan KAI di tengah kondisi vulkanik Gunung Anak Krakatau. Perusahaan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan berkoordinasi untuk memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan secara aman.
KAI juga mengimbau calon penumpang untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Informasi mengenai jadwal dan layanan kereta api dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, serta kanal informasi resmi perusahaan lainnya.
Anne meminta pelanggan memastikan informasi perjalanan sebelum berangkat karena kondisi operasional dapat disesuaikan berdasarkan situasi terkini.
Diimbau Jaga Kesehatan
KAI turut mengingatkan pelanggan untuk menjaga kesehatan selama perjalanan, terutama dalam situasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Penumpang yang memiliki sensitivitas terhadap paparan abu vulkanik atau kualitas udara di wilayah terdampak diimbau menggunakan masker apabila diperlukan.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI memberikan kenyamanan kepada penumpang selama perjalanan. Pelanggan juga diminta mengikuti arahan petugas apabila terdapat penyesuaian operasional di stasiun maupun selama perjalanan.
“KAI mengajak pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal perjalanan, serta mengikuti arahan petugas agar perjalanan berlangsung dengan aman dan nyaman,” kata Anne.
Dengan adanya tambahan perjalanan dan peningkatan kapasitas tersebut, KAI berupaya menjaga ketersediaan layanan kereta api bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta. Pemantauan terhadap kondisi operasional juga akan terus dilakukan seiring perkembangan situasi Gunung Anak Krakatau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
3
















































