Honda Beat Vs Luxio di Harau, Mahasiswa Asal Pekanbaru Meninggal Dunia

15 hours ago 6

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF – Seorang mahasiswa asal Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Rabu (12/8/2026).

Kasat Lantas Polres 50 Kota, IPTU Zarwiko Irzal mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Korban diketahui bernama Abdul Lathif (21), warga Komplek Walet Nomor 46 Lanud Roesmin Nurjadin, RT 002/RW 009, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Baca Juga

“Korban meninggal dunia. Kondisi kaki sebelah kanan mengalami putus,” kata Zarwiko, Kamis (13/8/2026).

Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BM 3124 ABU dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, saat melakukan manuver tersebut, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh.

Motor yang dikendarai korban kemudian menabrak bagian depan bawah sebelah kanan mobil Daihatsu Luxio dengan nomor polisi BA 1209 OM. Motor Honda Beat tersebut juga sempat terseret akibat benturan.

Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka serius dan langsung dievakuasi ke RS Adnan WD Payakumbuh untuk mendapatkan perawatan. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Dalam kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan pada bagian depan. Sementara mobil Daihatsu Luxio mengalami kerusakan pada bagian depan.

Polisi mencatat satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut dengan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Petugas Satlantas Polres 50 Kota telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat saksi dan pihak terkait, melakukan pengukuran serta menggambar sketsa lokasi kecelakaan, hingga melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.

“Untuk penanganan kasus ini, kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news