HIPMI Jogja Dorong Pengusaha Muda Tembus Pasar Lebih Luas

10 hours ago 3

HIPMI Jogja Dorong Pengusaha Muda Tembus Pasar Lebih Luas

BPC HIPMI Kota Jogja mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA— Lebih dari 50 pelaku usaha mengikuti sesi pitching dalam rangkaian Jogja Investment Arena dan Business Plan Competition yang digelar BPC HIPMI Kota Jogja. Forum tersebut menjadi ruang bagi pengusaha muda untuk mempresentasikan gagasan bisnis sekaligus membuka akses terhadap pendanaan investasi dan kemitraan strategis.

Agenda tersebut merupakan bagian dari Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Forum Bisnis Cabang (Forbiscab) BPC HIPMI Kota Jogja 2026 yang berlangsung di Grha Budaya Embung Giwangan, Kota Jogja, Sabtu (8/8/2026).

Jogja Investment Arena secara khusus mempertemukan pelaku usaha dengan ekosistem investasi melalui kolaborasi BPC HIPMI Kota Jogja bersama Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Nusantara Investment Network (NIN), Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya (APKJ), serta Meet The Investor.

Puluhan Bisnis Dipresentasikan kepada Investor

Business Plan Competition dan Jogja Investment Arena menjadi salah satu fokus utama Forbiscab 2026. Dalam kedua agenda tersebut, para peserta mempresentasikan ide, model, dan potensi bisnis mereka di hadapan panel serta calon investor.

Mekanisme pitching tidak hanya memberikan kesempatan kepada peserta memperkenalkan bisnis. Mereka juga mendapatkan ruang untuk memperoleh masukan, membangun koneksi, serta membuka peluang pendanaan dan kemitraan strategis.

Kepala Dinas PMPTSP Kota Jogja, Budi Santosa, menilai hubungan antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kemudahan layanan, sementara dunia usaha menjadi motor penggerak investasi, inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi," katanya.

HIPMI Jogja Dorong Pendanaan Berbasis Investasi

Ketua Panitia Meet The Investor sekaligus Kepala Bidang Investasi & Green Economy APKJ, M. Rizky Pratama, mengatakan Jogja Investment Arena menjadi langkah baru untuk mempertemukan pelaku usaha dengan akses investasi.

Jogja Investment Arena ini merupakan langkah baru untuk para anggota HIPMI Jogja yang berkolaborasi dengan Meet The Investors by Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya (APKJ).

"Event yang menarik sebagai wadah untuk pelaku usaha mendapatkan pendanaan (investment) bukan pembiayaan, dengan adanya investasi yang masuk, harapannya dunia usaha di wilayah Kota Yogyakarta dapat berkembang semakin maju lagi dan ekonomi daerah semakin tumbuh.”

Menurut dia, konsep yang dibawa dalam forum tersebut menempatkan investasi sebagai salah satu alternatif bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis. Pertemuan dengan investor juga membuka ruang bagi bisnis potensial untuk membangun hubungan strategis.

Ketua Nusantara Investment Network, Arifin Wicaksono atau biasa disapa Pak Wicak, juga melihat Jogja Investment Arena sebagai ruang strategis bagi pengusaha muda dan investor. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus diselenggarakan secara berkala untuk menumbuhkan ekosistem bisnis dan investasi di Indonesia.

“Jogja Investment Arena adalah acara luar biasa yang mempertemukan semangat para pebisnis muda yang brilian dengan keterbukaan para investor yang begitu antusias.”

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Yogyakarta, Syaiful Uyun, mengatakan tema “Lokal Mumpuni, Ngrambah Nagari” menjadi semangat bagi pengusaha muda untuk tidak berhenti setelah mencapai keberhasilan di pasar lokal. Menurut dia, pengusaha muda perlu berani membangun jejaring, mencari akses investasi, berkolaborasi, serta memperluas pasar.

Jogja Jadi Titik Berangkat Bisnis

Ketua Organizing Committee RAKERCAB & FORBISCAB BPC HIPMI Kota Yogyakarta, Leonita Agustina, berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut menghasilkan koneksi dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Harapannya, kegiatan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menghasilkan hubungan bisnis dan kerja sama yang dapat terus berkembang setelah forum berakhir.

Melalui Rakercab dan Forboscab 2026, BPC HIPMI Kota Jogja ingin menegaskan bahwa potensi lokal membutuhkan kapasitas, kualitas, inovasi, dan keberanian untuk berkembang. Jogja diposisikan bukan sebagai batas bagi pengusaha muda, melainkan titik berangkat untuk membangun bisnis yang lebih kuat, memperluas jaringan, dan membawa potensi lokal menuju pasar yang lebih luas. “Kita boleh lahir dan tumbuh dari Jogja. Tetapi mimpi kita tidak boleh berhenti di Jogja.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news