H-11 Idulfitri 1447 Hijriah, Harga Daging Sapi dan Telur Itik di Padang Mengalami Kenaikan

6 hours ago 2

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF- Harga daging sapi dan telur itik di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), terpantau mengalami kenaikan sejak awal Ramadan 1447 Hijriah atau awal Maret 2026.

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, mengatakan kenaikan harga tersebut masih dalam batas wajar dan relatif terjangkau oleh masyarakat.

“Sejak awal Maret atau selama Ramadan hingga Senin sore kemarin, harga daging sapi dan telur itik memang ada kenaikan. Namun masih terjangkau,” ungkap Edrian, Selasa (10/3/2026).

Berdasarkan data harga kebutuhan pokok yang dirilis Dinas Perdagangan Kota Padang, harga daging sapi di pasaran terbagi dalam tiga kategori. Untuk bagian paha belakang dijual Rp146 ribu per kilogram, paha depan Rp146 ribu per kilogram, sedangkan tetelan berada di harga Rp63 ribu per kilogram.

Selain daging sapi, harga telur itik juga mengalami kenaikan. Sejak awal Ramadan, harga telur itik tercatat naik menjadi Rp38 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp36 ribu per kilogram.

“Telur itik naik Rp2 ribu sejak Rabu, 4 Maret 2026,” ujarnya.

Edrian menjelaskan, meskipun terjadi kenaikan dibandingkan Februari lalu, kondisi harga di pasaran masih tergolong stabil dan belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.

Menurutnya, stabilitas harga tersebut juga dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan di pasar yang masih mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Baca Juga

survei pasar

survei pasar

“Intinya pasokan masih tersedia. Dari sisi harga juga masih bisa dikatakan terjangkau,” jelasnya.

Ia menilai kenaikan harga telur itik dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan, sementara pasokan di pasaran tidak terlalu banyak.

Edrian menambahkan, tren kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri memang kerap terjadi karena kebutuhan masyarakat yang meningkat.

“Menjelang Lebaran biasanya permintaan naik sehingga harga ikut bergerak. Namun untuk daging sapi saat ini masih relatif lebih rendah, karena pada 2025 lalu sempat mencapai Rp170 ribu per kilogram,” terangnya.

Ia mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan menyesuaikan dengan kebutuhan agar stabilitas harga di pasaran tetap terjaga.

“Belanja secukupnya saja sesuai kebutuhan, tidak perlu berlebihan. Karena stok sejauh ini masih terkendali,” tutupnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news