Grego Julius Luncurkan Album Bunda Maria Volume 10, Konser Doa Digelar di Klaten. - Harianjogja / Andreas Yuda Pramono
KLATEN–-Grego Julius mengangkat tongkat konduktor dan mengayunkannya dengan semangat—setiap gerakannya ritmis, lembut, dan penuh jiwa. Sekitar 2.000 orang yang mengikuti acara Grego Julius Orchestra: Magnificat Jiwa – Simfoni Kasih Bagi Bunda Maria di Graha Bung Karno, Klaten Tengah, dengan khusyuk menikmati melodi di tengah doa rosario.
Acara yang digelar pada Rabu (6/5/2026) pukul 18.30 WIB ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Maria, yang setiap Mei diperingati umat Katolik di seluruh dunia. Namun di Klaten, perayaan kali ini dikemas secara istimewa—menggabungkan konser orkestra, peluncuran album, dan Doa Rosario Akbar yang diikuti ribuan umat dari berbagai daerah seperti Klaten, Yogyakarta, Solo, hingga Semarang.
Peluncuran album dalam acara ini menghadirkan karya terbaru bertajuk Bunda Maria Volume 10, yang berisi sepuluh lagu baru ciptaan Grego Julius. Lagu-lagu tersebut dirancang sebagai sarana doa dan refleksi iman, bukan sekadar karya musik biasa.
“Ini bukan hanya kumpulan lagu, tetapi sarana untuk berdoa, bersyukur, dan berterima kasih kepada Bunda Maria,” kata Grego ditemui di Graha Bung Karno, Rabu.

Ia menjelaskan, proses kreatif album ini berlangsung selama sekitar satu tahun dan lahir dari perjalanan iman serta pengalaman pribadi, termasuk kehilangan sosok ibu. Figur Bunda Maria, menurutnya, menjadi tempat berkeluh kesah yang menghadirkan ketenangan batin.
Dalam konser tersebut, musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi menyatu dalam rangkaian doa. Lagu-lagu disisipkan di sela-sela Doa Rosario Akbar, menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam bagi umat.
Romo Yoseph Kristanto dari Paroki Santa Maria Assumpta Klaten menyebut acara ini sebagai bentuk kolaborasi antara gereja dan seniman dalam menghidupkan suasana doa.
“Yang kita bangun malam ini bukan sekadar acara, tetapi pengalaman iman bersama. Rosario yang didoakan oleh ribuan orang menjadi kekuatan spiritual yang luar biasa,” kata Romo Yoseph.
Sebagai bagian dari pengalaman rohani, setiap jemaat juga mendapatkan buku lagu devosi Bunda Maria dan rosario yang telah diberkati oleh Uskup Agung Semarang, dengan harapan doa dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Konser ini turut menghadirkan berbagai kolaborasi lintas genre. Salah satunya dengan sinden Elisha Orcarus yang membawakan nuansa tembang Jawa dalam musik rohani.
“Dalam tradisi Jawa, sinden menyampaikan rasa. Di sini ada dimensi spiritual yang sangat kuat,” kata Elisha.
Selain itu, sejumlah penyanyi turut terlibat dalam album ini, di antaranya Andrew Syahputra, Agnes Yulinda, Asriuni Pradipta, serta Brian Prasetyoadi yang dikenal sebagai eks personel band Jikustik. Kehadiran mereka memperkaya warna musik, mulai dari pop, orkestra, hingga sentuhan budaya lokal.

Daftar Lagu Album Bunda Maria Volume 10:
Bundaku — Andrew Syahputra
Maria Ratu Surga — Brian Prasetyoadi
Maria Penolong Umat — Agnes Yulinda
Bunda Maria Sang Idola — Elisha Orcarus
Ajarkan Kami Tabah — Brian Prasetyoadi
Hantarkan Aku Pada SetiaMu — Asriuni Pradipta
Karena Doamu — Andrew Syahputra
Bunda Penolong Abadi — Agnes Yulinda
Kasihmu Tak Bertepi — Elisha Orcarus
Bunda Tersenyum Indah — Asriuni Pradipta, Didik Wisudantoro, Mlenuk Voice
Rangkaian acara mencapai puncaknya saat ribuan umat bersama-sama mendaraskan doa rosario, menciptakan suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Ribuan jemari menggenggam tasbih, sementara doa dilantunkan dalam satu irama.
Album Bunda Maria Volume 10 kini telah resmi dirilis dan dapat diakses melalui berbagai platform digital seperti YouTube, Spotify, dan Apple Music. Grego berharap karya tersebut tidak hanya berhenti sebagai dokumentasi musik, tetapi benar-benar hidup dalam kehidupan doa umat—baik di gereja, keluarga, maupun secara pribadi.
Lebih dari sekadar konser, acara Magnificat Jiwa menjadi sebuah gerakan iman—mengajak umat untuk kembali berdoa, memperdalam devosi kepada Bunda Maria, dan menemukan kembali makna spiritual melalui musik. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

7 hours ago
7

















































