KLIKPOSITIF- Satu unit mobil operasional Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesisir Selatan dirusak warga di Kampung Koto Gadang, Sungai Rotan, Nagari Air Haji Tenggara, Kecamatan Linggo Saribaganti. Peristiwa tersebut diduga dipicu pengukuran objek tanah yang tengah bersengketa.
Salah seorang warga setempat, Anto (42), mengatakan kejadian itu berlangsung pada Selasa (13/1/2026) lalu. Namun, insiden tersebut baru diketahui belakangan karena sempat ditutupi.
“Petugas BPN turun melakukan pengukuran tanpa perintah dari kepala BPN. Tanah yang diukur itu sedang bermasalah,” ungkap Anto kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, perusakan terjadi akibat kesalahpahaman antara pihak pengelola tanah dengan pihak lain yang mengaku memiliki surat kepemilikan atas lahan tersebut.
Ketegangan tersebut berujung pada aksi perusakan mobil operasional BPN dengan nomor polisi BA 1517 G. “Mobil itu dirusak warga, seluruh kacanya pecah,” terangnya.
Terpisah, Kapolsek Linggo Saribaganti AKP Welly Anoftri membenarkan adanya peristiwa perusakan mobil operasional BPN di wilayah hukumnya. Namun hingga kini, pihaknya belum menerima laporan resmi.
“Kejadiannya benar, tetapi sampai saat ini tidak ada laporan dari pihak BPN ke Polsek,” terangnya AKP Welly melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh di lapangan, mobil operasional BPN Kabupaten Pesisir Selatan mengalami kerusakan cukup parah, dengan seluruh kaca pecah yang diduga akibat lemparan benda tumpul.
Hingga berita ini diturunkan, Katasumbar belum mendapat keterangan resmi dari pihak BPN Pessel terkait insiden tersebut.

2 weeks ago
13




















































