Darurat Air Bersih, Pemko Padang Kerahkan Pompa dan Intake Sementara

6 days ago 10

TARUNA - hayati

KATASUMBAR- Pemerintah Kota Padang terus memacu penanganan krisis air bersih dengan menyalurkan air ke kawasan irigasi yang rusak pascabencana. Langkah cepat ini dilakukan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan, terutama di Kecamatan Koto Tangah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan penyaluran air ke saluran irigasi diharapkan mampu mengisi pori-pori tanah sekaligus memulihkan sumur dangkal milik masyarakat.

“Kita menyalurkan air ke kawasan irigasi agar pori-pori tanah terisi dan sumur dangkal warga yang mengalami kekeringan bisa kembali berfungsi,” ungkap Tri kepada wartawan.

Ia menjelaskan, penanganan dilakukan dengan dua metode. Pertama, menggunakan pompa untuk menyedot air sungai ke saluran irigasi yang terputus.

“Jarak intake ke saluran irigasi cukup jauh dan posisi irigasi lebih tinggi dari permukaan sungai. Karena itu, kami meminta bantuan balai untuk meminjam pompa,” terangnya.

Metode kedua dilakukan dengan membangun intake darurat, seperti yang diterapkan di kawasan irigasi Lubuk Minturun.

Baca Juga

“Di Lubuk Minturun, kami dibantu BWS V membuat intake darurat. Alhamdulillah, air sudah mulai mengalir,” terangnya.

Tri menegaskan, upaya penyaluran air akan terus ditingkatkan meski aliran irigasi saat ini belum maksimal.

“Minimal saat ini air sudah mengalir ke saluran irigasi. Harapannya, tanah kembali lembap dan sumur dangkal masyarakat terdampak bisa terisi,” pungkasnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news