Jumali Senin, 21 September 2026 21:57 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—BYD memperbarui SUV listrik kompak Atto 2 untuk pasar China dengan menghadirkan varian yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 501 kilometer (km) berdasarkan standar CLTC. Pada saat bersamaan, merek premium di bawah naungan BYD, Denza, menyiapkan sedan listrik Z9S dengan klaim daya jelajah mencapai 1.100 km.
Pembaruan Atto 2 model 2027 atau Yuan UP di China mencakup penambahan pilihan jarak tempuh dan penyegaran interior. Namun, BYD menyeragamkan tenaga motor listrik seluruh variannya menjadi 70 kW, lebih rendah dibandingkan opsi motor bertenaga 130 kW pada model sebelumnya.
Sementara itu, Denza Z9S dijadwalkan meluncur di China pada 23 September 2026. Model ini telah membuka pemesanan awal dengan tiga pilihan varian yang memiliki klaim jarak tempuh berbeda.
BYD Atto 2 2027 Dibekali Motor 70 kW
Dilansir dari Carnewschina, BYD resmi meluncurkan Yuan UP Feichi Edition model 2027 di China. Mobil yang dipasarkan dengan nama Atto 2 di sejumlah negara tersebut tetap mempertahankan bentuk SUV lima pintu yang ringkas.
Penyegaran lebih banyak diarahkan pada bagian kabin dan fitur. Tata letak interior diperbarui untuk menghadirkan kesan lebih modern, sedangkan karakter desain eksteriornya masih mempertahankan ciri khas model sebelumnya.
Di sektor penggerak, seluruh varian kini menggunakan motor listrik depan dengan tenaga 70 kW atau sekitar 94 hp. Sebelumnya, Yuan UP tersedia dalam pilihan motor 70 kW dan 130 kW.
Meski tenaga motor diseragamkan, BYD menambahkan opsi baterai yang memungkinkan jarak tempuh hingga 501 km berdasarkan pengujian CLTC. Jarak tersebut meningkat dari kemampuan maksimum model sebelumnya yang mencapai 401 km.
Harga Yuan UP Feichi Edition di China dimulai dari 74.800 yuan atau sekitar US$11.150. Dengan kombinasi harga dan jarak tempuh tersebut, model ini menyasar konsumen yang mencari SUV listrik kompak di pasar domestik China.
Denza Z9S Klaim Jarak Tempuh hingga 1.100 Km
Di segmen sedan listrik, Denza menyiapkan Z9S yang menawarkan daya jelajah lebih panjang. Mobil ini dijadwalkan meluncur secara resmi di China pada 23 September 2026.
Denza sebelumnya telah membuka pemesanan awal untuk tiga varian Z9S. Ketiganya memiliki klaim jarak tempuh 780 km, 920 km, dan 1.100 km berdasarkan standar China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Varian dengan jarak tempuh tertinggi menggunakan baterai berkapasitas 122,496 kWh. Sementara itu, dua varian lainnya dibekali baterai berkapasitas 102,326 kWh.
Denza menyebut jarak tempuh 1.100 km itu sebagai yang terpanjang untuk mobil listrik produksi massal. Rekor sebelumnya juga dikaitkan dengan model dari merek yang sama, yakni Denza Z9 GT, dengan klaim jarak tempuh 1.036 km berdasarkan CLTC.
Z9S ditawarkan dengan konfigurasi penggerak roda belakang bermotor tunggal maupun penggerak semua roda dengan tiga motor. Versi bermotor tunggal memiliki tenaga maksimum 370 kW atau sekitar 496 hp, sedangkan konfigurasi tiga motor menghasilkan tenaga gabungan hingga 890 kW atau sekitar 1.193 hp.
Selain baterai berkapasitas besar, sedan ini mengusung platform teknologi e3. Fitur yang disertakan antara lain kemudi roda belakang, mode crab walk, serta sistem kontrol bodi udara cerdas DiSus-A.
Klaim jarak tempuh kedua model tersebut mengacu pada standar pengujian CLTC. Angka itu merupakan hasil pengujian berdasarkan prosedur tertentu dan tidak otomatis menggambarkan jarak yang akan dicapai dalam seluruh kondisi penggunaan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

1 hour ago
1

















































