Bulog Sumbar Pastikan GPM Berjalan Sesuai Harga dan Stok Aman di Kota Padang

9 hours ago 3

Hayati Sumbar

PADANG, KLIKPOSITIF – Kepala Perum Bulog Kanwil Sumbar, R. Darma Wijaya bersama Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Padang, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan harga jual sesuai ketentuan serta ketersediaan stok bahan pokok mencukupi bagi masyarakat.

Kepala Perum Bulog Kanwil Sumbar, R. Darma Wijaya mengatakan, pengawasan langsung dilakukan untuk mencegah lonjakan harga sekaligus memastikan distribusi bahan pangan tepat sasaran. “Kami memastikan seluruh komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan stok tersedia dalam jumlah yang aman,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas strategis dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP 5 kg seharga Rp54.500, minyak goreng Rp14.000 per liter, gula pasir Rp16.000 per kg, serta tepung terigu Rp10.000 per kg. Selain itu, tersedia pula telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, dan cabai merah dengan harga di bawah rata-rata pasar.

Berdasarkan data BULOG Kanwil Sumbar, stok beras yang tersedia saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumbar selama beberapa bulan ke depan. Sementara itu, kebutuhan rata-rata beras di Kota Padang tercatat sekitar 4.000–5.000 ton per bulan.

Wakil Wali Kota Padang mengapresiasi sinergi antara BULOG, Pemerintah Kota Padang, dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan. Menurutnya, GPM sangat membantu masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan hari besar keagamaan ketika permintaan cenderung meningkat.

Baca Juga

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). “Stabilisasi pasokan dan harga pangan menjadi prioritas agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” katanya.

GPM di Kota Padang direncanakan berlangsung secara berkala di sejumlah kecamatan, dengan target menjangkau ribuan warga. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program ini secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Dengan pengawasan langsung dan sinergi lintas instansi, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Sumatera Barat tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news