Appi Lirik Konsep Blok M Jakarta untuk Pasar Sentral Makassar

6 hours ago 3
Appi Lirik Konsep Blok M Jakarta untuk Pasar Sentral MakassarWali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat Melakukan Kunjungan ke Blok M Jakarta (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Denyut Pasar Sentral Makassar yang kian meredup menjadi alarm bagi Pemerintah Kota Makassar.

Wali Kota Munafri Arifuddin alias Appi langsung bergerak mencari formulasi baru dengan mengadopsi pola revitalisasi kawasan Blok M Jakarta yang dinilai sukses bangkit dari keterpurukan.

Kunjungan sebagai langkah konkret menghidupkan kembali New Makassar Mall yang belakangan kehilangan daya tarik dan sepi pengunjung. Kawasan yang dulu menjadi ikon perdagangan kini dinilai mengalami pergeseran fungsi dan penurunan aktivitas ekonomi.

“Hari ini kita melihat langsung bagaimana kawasan diaktifkan kembali dengan sangat baik. Ini bukan sekadar pusat belanja, tapi ruang hidup,” ujar Appi, usi kunjungan di Blok M Jakarta, Selasa (21/04).

Di lokasi, rombongan Pemkot Makassar mempelajari konsep pengembangan kawasan berbasis integrasi yang diterapkan oleh PT MRT Jakarta. Model ini menggabungkan fungsi ekonomi, sosial, hingga ruang publik dalam satu ekosistem perkotaan modern.

Appi menegaskan, revitalisasi Pasar Sentral tidak akan berhenti pada pembenahan fisik semata. Pemerintah menargetkan transformasi total menjadi kawasan terpadu yang mampu menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat urban.

“Kami menargetkan Pasar Sentral bertransformasi menjadi pusat ekonomi baru yang hidup, relevan, dan terintegrasi,” tegasnya.

Konsep yang dilirik adalah pendekatan Transit Oriented Development (TOD), yakni integrasi kawasan komersial dengan transportasi publik untuk mendorong mobilitas dan aktivitas ekonomi. Inspirasi ini terlihat dari keberhasilan Blok M yang kini dipenuhi ruang kreatif seperti M Bloc Space hingga area publik interaktif yang digandrungi anak muda.

Menurut Appi, Pasar Sentral harus kembali memiliki identitas kuat, tidak hanya sebagai tempat transaksi, tetapi juga pusat interaksi sosial dan budaya.

“Dulu ini ikon kota. Sekarang cenderung sepi. Kita ingin mengembalikan peran strategisnya dengan pendekatan baru,” katanya.

Ia menambahkan, konsep yang diadopsi tidak akan ditiru mentah-mentah, melainkan disesuaikan dengan karakter Makassar. Fokus utama mencakup integrasi transportasi, penataan sirkulasi, ruang terbuka hijau, hingga penguatan ekonomi kreatif berbasis UMKM.

Dengan studi ini, Pemkot Makassar berharap Pasar Sentral tidak lagi sekadar pasar konvensional, melainkan berevolusi menjadi pusat ekonomi, hiburan, dan gaya hidup baru.

“Yang terpenting, kawasan ini ke depan harus menghadirkan kehidupan baru seperti yang kita lihat di Blok M,” tutup Appi.

Sementara itu, Kepala Divisi Property Management MRT Jakarta, Iqbal Bimo Arifianto menjelaskan bahwa pengembangan kawasan Blok M merupakan bagian dari mandat besar perusahaan, tidak hanya sebagai operator transportasi, tetapi juga penggerak ekonomi kawasan.

“Kami tidak hanya membangun transportasi, tetapi juga memastikan kawasan di sekitarnya hidup, terintegrasi, dan produktif,” jelasnya.

Ia menyebut, konsep TOD yang diterapkan mengedepankan konektivitas pejalan kaki, kepadatan kawasan, akses transportasi, serta fasilitas sosial yang mendukung kualitas hidup masyarakat

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news