
Sebuah mobil melintas di ruas jalan di kawasan peruntukan industri Semin di Padukuhan Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Rencana pengecoran jalan rusak dilanjutkan pada tahun ini, Minggu (26/7)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan melalui proyek perbaikan skala besar pada 2026. Dua proyek bahkan telah memasuki tahap penandatanganan kontrak dan siap dikerjakan dalam waktu dekat.
Perbaikan akan dilakukan di ruas jalan Candirejo, Semin-Sambirejo, Semin yang berada di kawasan peruntukan industri Semin, ruas penghubung dari Kecamatan Ngawen menuju Bundelan di Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen, serta ruas Umbulrejo-Genjahan di Kapanewon Ponjong.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan program perbaikan jalan tidak hanya dilakukan melalui pemeliharaan rutin yang dialokasikan sebesar Rp1,5 miliar pada tahun ini. Pemkab juga mengalokasikan anggaran untuk perbaikan skala besar yang diproses melalui pengadaan di Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLP) milik Pemkab Gunungkidul.
Menurutnya, ketiga proyek tersebut akan dikerjakan dengan metode pengaspalan maupun cor beton, berbeda dengan pemeliharaan rutin yang hanya berupa penambalan jalan berlubang.
“Ini perbaikan besar dengan cara diaspal atau dilakukan cor beton. Kalau pemeliharaan hanya dengan penambalan jalan berlubang,” katanya, Minggu (26/7/2026).
Wadiyana menjelaskan, pagu anggaran untuk ruas jalan di kawasan peruntukan industri Semin dan ruas Ngawen-Bundelan masing-masing sebesar Rp1 miliar. Sementara itu, perbaikan ruas Umbulrejo-Genjahan memperoleh alokasi anggaran Rp3 miliar.
“Total di tiga perbaikan jalan ini dialokasikan Rp5 miliar,” katanya.
Ia mengungkapkan, proses perbaikan di ruas Umbulrejo-Genjahan dan Ngawen-Bundelan telah memasuki tahap penandatanganan kontrak sehingga pengerjaan dapat segera dimulai. Adapun proyek perbaikan di ruas jalan kawasan peruntukan industri Semin masih dalam proses pengadaan di BLP untuk menentukan rekanan pemenang lelang yang akan mengerjakan pengecoran jalan.
“Mudah-mudahan bisa segera terlaksana sehingga selesai tepat waktu,” katanya.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menambahkan pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan jalan meskipun kemampuan anggaran daerah masih terbatas.
“Terus ada upaya, walaupun prosesnya bertahap,” katanya.
Menurut Rakhmadian, Pemkab Gunungkidul juga terus mengajukan bantuan pendanaan kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah DIY untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya. Namun, hingga saat ini pengajuan tersebut belum mendapatkan persetujuan.
“Tetap ada upaya seperti pengajuan lewat jalan inpres daerah seperti yang terlaksana di tahun lalu untuk melanjutkan pembangunan jalan wisata Kepek ke Pantai Ngobaran,” katanya.
Sebelumnya, pembangunan jalan wisata melalui program jalan inpres daerah telah dilaksanakan pada tahun lalu untuk mendukung akses menuju Pantai Ngobaran. Upaya serupa masih terus diusulkan untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

9 hours ago
2

















































