129 Kecelakaan Terjadi di Solok Selama 2025, Polisi Gencarkan Edukasi dan Patroli

2 weeks ago 15

TARUNA - hayati

KLIKPOSITIF- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok, Sumatera Barat, mencatat peningkatan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, mengatakan berdasarkan data yang dihimpun, pada 2024 terjadi 96 peristiwa kecelakaan lalu lintas. Jumlah tersebut meningkat menjadi 129 kejadian sepanjang 2025.

“Pada 2024, kecelakaan lalu lintas menyebabkan 13 orang meninggal dunia, dua orang luka berat, dan 131 orang luka ringan, dengan kerugian materiil sekitar Rp647 juta,” ungkap Iptu Rido.

Sementara itu, pada 2025 jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 30 orang. Tidak terdapat korban luka berat, namun korban luka ringan bertambah menjadi 181 orang. Kerugian materiil pada tahun tersebut mencapai sekitar Rp1.058.350.

Menurutnya, peningkatan angka kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius Polres Solok. Berbagai langkah preventif terus dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Solok.

Baca Juga

“Upaya pencegahan kami lakukan secara berkelanjutan, mulai dari patroli rutin hingga edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Satlantas Polres Solok di antaranya patroli dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan, pemasangan spanduk dan baliho imbauan tertib berlalu lintas, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, termasuk sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Selain itu, Satlantas juga melaksanakan laporan langsung (live report) di daerah rawan kecelakaan, menyiarkan pesan keselamatan berlalu lintas melalui radio, media cetak, media elektronik, dan media sosial, serta melakukan penindakan maupun teguran terhadap pelanggar lalu lintas.

“Sebagai bentuk dukungan sarana keselamatan, Polres Solok bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Solok juga melakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sejumlah lokasi strategis,” terangnya.

Iptu Rido mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan kehati-hatian saat berkendara.

“Terutama kepada para orang tua agar mengawasi anak-anak yang belum memenuhi ketentuan berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news