Wawako Padang Lepas 345 Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol, Ajak Integrasikan Program KKN dengan Progul Smart Surau

5 hours ago 4

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Sebanyak 345 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang resmi dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kota Padang. Pelepasan ratusan mahasiswa tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Masmuni Mahatma, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, para lurah dari Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Kuranji, serta dosen pembimbing lapangan.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada para mahasiswa yang akan menjalankan pengabdian di tengah masyarakat selama satu bulan ke depan. Menurutnya, kehadiran para mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama dalam mewujudkan visi Kota Padang yang maju dan sejahtera.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol. Kehadiran adik-adik sekalian sangat berarti bagi kami, karena sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang untuk menggerakkan segala potensi guna mewujudkan Kota Padang yang pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya,” ujar Maigus.

Ia menegaskan, pembangunan kota tidak dapat berjalan hanya mengandalkan birokrasi pemerintah semata. Sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan perguruan tinggi, menjadi faktor penting dalam mempercepat kemajuan daerah.

Karena itu, Maigus meminta para mahasiswa agar mampu mengintegrasikan program kerja KKN dengan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau. Program tersebut, kata dia, tidak hanya berfokus pada penguatan fungsi rumah ibadah, tetapi juga bertujuan membangun karakter generasi muda melalui berbagai aktivitas positif.

“Kami mengharapkan mahasiswa dapat memetakan masjid-masjid di lokasi pengabdian dan mendirikan ‘Remaja Masjid Reborn’ sebagai bagian dari program Smart Surau. Wadah ini dibentuk untuk menggali serta mengembangkan minat dan bakat generasi muda, termasuk melatih kemampuan mereka dalam mengelola berbagai kegiatan positif atau event management,” katanya.

Menurut Maigus, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya berbagai inisiatif sosial dan keagamaan yang melibatkan generasi muda. Dengan bekal ilmu pengetahuan dan semangat pengabdian, mahasiswa dinilai dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat di tingkat kelurahan.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dan membangun hubungan yang harmonis dengan warga selama masa pengabdian berlangsung. Kepada para mahasiswa, Maigus berpesan agar menjadikan lokasi KKN sebagai rumah sendiri dan masyarakat sebagai keluarga.

“Jangan ada jarak dengan masyarakat, anggap lokasi KKN sebagai kampung sendiri dan anggap warga sebagai orang tua sendiri. Untuk para lurah, tolong terima mereka dengan hangat sebagai anak, bukan sekadar sebagai adik,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Masmuni Mahatma, menekankan pentingnya menjaga integritas dan moralitas selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa mahasiswa membawa nama baik kampus dan memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan sikap serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai akademik dan keislaman.

“Jaga nama baik almamater kampus. Ingat, almamater bukan sekadar identitas fisik, melainkan ada pesan moral dan amanat besar di dalamnya yang harus dijaga dengan perilaku yang baik,” ujar Masmuni.

Program KKN UIN Imam Bonjol Padang tahun ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Sebanyak 345 mahasiswa diterjunkan ke dua wilayah strategis di Kota Padang, yakni sembilan kelurahan di Kecamatan Kuranji dan 13 kelurahan di Kecamatan Koto Tangah.

Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi kehidupan warga.

Pelepasan mahasiswa KKN ini sekaligus menjadi simbol penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang dan perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berbudaya, sejalan dengan cita-cita menjadikan Kota Padang sebagai kota yang semakin maju dan sejahtera.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news