Wako Padang Panjang Sebut Satu Data Jadi Kunci Penentu Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

13 hours ago 5

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF – Wali Kota Hendri Arnis menegaskan, implementasi Satu Data Indonesia di daerah menjadi kunci penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang tepat, terukur, dan berdampak bagi masyarakat.

“Dengan data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan,” katanya saat membuka Forum Satu Data dan Launching Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Padang Panjang 2026 yang berlangsung di Hall Lantai III Balai Kota, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, data bukan lagi sekadar pelengkap dalam proses pembangunan, melainkan menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan. Ketersediaan data yang berkualitas akan membantu pemerintah dalam menetapkan prioritas pembangunan, mengalokasikan sumber daya secara tepat, serta mengevaluasi efektivitas berbagai program yang telah dijalankan.

“Satu data sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah. Data yang valid dan terintegrasi akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan, sinergi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Satu Data. Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menyediakan data berkualitas demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Kita berharap tercipta ekosistem data yang semakin kuat. Dengan dukungan data yang berkualitas dan inovasi yang berkelanjutan, Padang Panjang diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih responsif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Putra Dewangga menyampaikan, Forum Satu Data dan penginputan IID merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pengambilan keputusan, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Menurutnya, Indeks Inovasi Daerah menjadi instrumen penting untuk mengukur sekaligus memetakan kapasitas inovasi yang dimiliki Pemerintah Daerah, baik dalam aspek tata kelola pemerintahan, pelayanan publik maupun pemberdayaan masyarakat.

“Kita berharap seluruh perangkat daerah dapat berpartisipasi aktif dalam mendokumentasikan berbagai inovasi yang telah dilakukan. Inovasi yang terukur dan terdokumentasi dengan baik akan menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing daerah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Pelajar Kota Padang Panjang sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan semangat inovasi generasi muda.

Juara I diraih Faiq Ahmad Jiddan, A Kaihan, dan Merizka Putri dari MAN 1 Padang Panjang melalui inovasi berjudul “Pengembangan Bio-Leachate Berbasis Inovasi untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Sirkular”.

Juara II diraih Niswa Mahira, Athar Sardi, dan Kenzo Albert Ronzi dari SMP Negeri 2 Padang Panjang dengan inovasi “BIOCCOP”. Sementara juara III diraih Dina Aulia dari MAN 1 Padang Panjang melalui karya inovatif berjudul “Khalifah Ecoquest: Integrasi Tafsir Ayat Kauniyah dalam Game Edukasi Remaja di Kota Padang Panjang”.

Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan itu, Wakil Wali Kota Allex Saputra, para staf ahli, asisten, kepala OPD, kepala BPS, ketua Baznas, para camat serta berbagai pihak terkait lainnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news