TPID Gowa Diminta Perkuat Pengawasan Harga dan Pasokan Pangan

15 hours ago 6
TPID Gowa Diminta Perkuat Pengawasan Harga dan Pasokan Pangan Rapat Koordinasi TPID Kabupaten Gowa (Dok: Ist).

KabarMakassar.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter menegaskan, pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas inflasi di Kabupaten Gowa.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (5/8).

Olehnya itu, Andy Azis Peter mengatakan bahwa Rakor TPID tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pengendalian inflasi bukan sekadar agenda rapat atau kegiatan seremonial, yang kita harapkan adalah adanya progres nyata di lapangan. Jika inflasi tidak mampu kita kendalikan, maka masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung melalui meningkatnya harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pada setiap Rakor TPID selanjutnya dihadiri oleh para pemangku kebijakan yang memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan sehingga setiap hasil pembahasan dapat segera ditindaklanjuti dan diimplementasikan.

Pada kesempatan ini, Andy Azis dalam arahannya menekankan 4 (empat) poin utama yang harus menjadi perhatian seluruh anggota TPID.

Pertama, menjaga ketersediaan pasokan melalui peran aktif Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, ia meminta adanya laporan rutin setiap bulan kepada Bagian Perekonomian Setkab Gowa mengenai kondisi pasokan di daerah.

Kedua, menjaga keterjangkauan harga dengan memperkuat monitoring di pasar-pasar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Satpol PP guna memastikan stabilitas harga kebutuhan masyarakat.

Ketiga, menjaga kelancaran distribusi, terutama dalam mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat penyaluran barang, termasuk saat memasuki musim hujan.

Keempat, memperkuat komunikasi yang efektif melalui kolaborasi seluruh anggota TPID, termasuk Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan serta Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian agar penyampaian informasi dan koordinasi pengendalian inflasi dapat berjalan lebih optimal.

Andy Azis Peter juga meminta Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan sebagai pengelola dashboard inflasi daerah untuk lebih aktif menyampaikan perkembangan data dan informasi kepada seluruh anggota TPID sehingga upaya pengendalian inflasi dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.

“Kita berharap rapat koordinasi ini menghasilkan tindak lanjut yang nyata. Setiap perangkat daerah harus menjalankan perannya masing-masing sehingga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Kabupaten Gowa tetap terjaga,” tutupnya.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Al Ashar dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor tentang Pelaksanaan Pengendalian Inflasi Nasional, serta Surat Gubernur Sulawesi Selatan tentang Penanganan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa dalam melaksanakan sembilan langkah konkret pengendalian inflasi sebagaimana diamanatkan dalam Surat Gubernur Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Rapat Koordinasi TPID Kabupaten Gowa tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, Bulog, serta seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Gowa.

Loading

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news