Silika Juara Bulu Tangkis SPORTALYMPIC 2026, Taklukkan Pasir Besi Lewat Final Penuh Drama

6 hours ago 1

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF – Partai final cabang olahraga bulu tangkis SPORTALYMPIC 2026 menyajikan tontonan yang penuh drama dan menguras emosi. Tim Silika akhirnya memastikan diri sebagai juara setelah menumbangkan Tim Pasir Besi dengan skor tipis 4-3 pada pertandingan yang berlangsung di GOR PT Semen Padang, Kamis (6/8/2026) malam.

Keberhasilan tersebut menjadi penutup manis perjalanan Silika di ajang SPORTALYMPIC 2026 yang digelar PT Semen Padang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pengambilalihan Pabrik Semen Padang dari Belanda. Ribuan pasang mata yang memadati arena pertandingan dibuat terpaku sepanjang laga final yang berlangsung sengit hingga partai terakhir.

Sejak pertandingan dimulai, Silika tampil percaya diri dan langsung menunjukkan dominasinya. Tiga partai awal berhasil mereka sapu bersih sehingga unggul cepat 3-0 atas Pasir Besi.

Poin pembuka disumbangkan pasangan ganda putri Dina Wati/Ocha yang tampil sangat dominan saat menghadapi Astri/Indrawati. Tanpa menemui kesulitan berarti, pasangan Silika tersebut menutup pertandingan dalam dua gim langsung dengan skor mencolok 21-5 dan 21-3.

Keunggulan Silika semakin bertambah melalui nomor ganda putra karyawan staf PT Semen Padang. Jon Regel/Robby Elnando tampil solid sepanjang pertandingan dan sukses mengalahkan pasangan Feni Reldo/Adhi dengan skor 21-14 dan 21-9. Kemenangan itu membuat Silika semakin dekat menuju gelar juara.

Poin ketiga kemudian diperoleh Silika melalui kemenangan walk over (WO) pada nomor ganda putra karyawan PT Semen Padang usia 50 tahun. Pasangan Pasir Besi tidak hadir saat pertandingan berlangsung sehingga kemenangan otomatis menjadi milik Silika.

Unggul 3-0 membuat banyak pihak memperkirakan Silika akan menutup pertandingan dengan mudah. Namun, prediksi tersebut meleset. Pasir Besi justru menunjukkan mental juara dan mampu bangkit secara luar biasa.

Kebangkitan Pasir Besi dimulai lewat kemenangan pasangan Betnast Tanamal/Reno pada nomor ganda putra karyawan PT Semen Padang. Tambahan poin tersebut menjadi pemantik semangat bagi rekan-rekan setimnya.

Momentum kemudian berlanjut ketika pasangan Afdinal/Hadi yang turun pada nomor ganda putra APLP/Outsourcing (OSIS) berhasil memperkecil ketertinggalan. Kemenangan itu membuat kepercayaan diri Pasir Besi semakin meningkat dan tekanan beralih kepada kubu Silika.

Puncak drama terjadi pada pertandingan antara pasangan Decky/Ade Rivai dari Pasir Besi melawan Sunoto/Supriadi dari Silika. Laga tersebut menjadi penentu hidup mati bagi Pasir Besi. Kekalahan akan mengakhiri harapan mereka untuk mengejar gelar, sementara kemenangan akan memaksa pertandingan berlanjut hingga partai terakhir.

Pertandingan berlangsung sangat ketat sejak awal. Sunoto/Supriadi lebih dulu merebut gim pertama dengan skor 21-18. Namun, Decky/Ade Rivai tidak menyerah. Mereka bangkit pada gim kedua dan membalas dengan skor identik 21-18.

Memasuki gim penentuan, suasana di dalam GOR semakin menegangkan. Sorak-sorai suporter kedua tim terus menggema mengiringi setiap reli panjang yang terjadi di lapangan. Kedua pasangan saling bergantian meraih poin hingga akhirnya Decky/Ade Rivai mampu menjaga ketenangan di momen-momen krusial dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17.

Kemenangan tersebut membuat Pasir Besi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Skor imbang itu memaksa perebutan gelar juara ditentukan melalui partai ketujuh atau pertandingan pamungkas.

Seluruh perhatian penonton pun tertuju pada duel terakhir yang mempertemukan pasangan Kiki Darmawan/Ibnul Gufron dari Silika menghadapi pasangan Jhon F. Nurdin/Satria dari Pasir Besi pada nomor ganda putra karyawan PT Semen Padang.

Partai penentuan berlangsung dengan intensitas tinggi. Kedua pasangan langsung memperagakan permainan cepat dengan reli-reli panjang yang beberapa kali memancing tepuk tangan penonton. Tidak ada pasangan yang mampu mendominasi jalannya pertandingan karena keduanya saling membalas serangan dan memanfaatkan setiap celah yang muncul.

Meski mendapat tekanan sepanjang pertandingan, Kiki Darmawan/Ibnul Gufron mampu tampil lebih tenang pada poin-poin kritis. Mereka sukses mengamankan gim pertama dengan skor 21-18 sebelum kembali menunjukkan mental juara pada gim kedua.

Pertandingan berlangsung semakin ketat hingga memasuki deuce, namun pasangan Silika akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 22-20. Poin kemenangan tersebut sekaligus memastikan Silika menutup pertandingan dengan skor akhir 4-3 dan resmi dinobatkan sebagai juara cabang olahraga bulu tangkis SPORTALYMPIC 2026.

Sementara itu, Pasir Besi harus puas mengakhiri perjuangannya sebagai runner-up setelah memberikan perlawanan luar biasa hingga pertandingan terakhir. Adapun posisi juara III diraih Tim Gipsum yang sukses mengalahkan Tanah Liat dengan skor 4-2 pada laga perebutan tempat ketiga.

Final bulu tangkis SPORTALYMPIC 2026 menjadi salah satu pertandingan paling menarik sepanjang penyelenggaraan ajang olahraga antarunit kerja PT Semen Padang tahun ini. Pertandingan tersebut tidak hanya memperlihatkan kualitas permainan para atlet, tetapi juga semangat sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan yang menjadi nilai utama dalam peringatan HUT ke-68 Pengambilalihan Pabrik Semen Padang dari Belanda.(*)

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news