KLIKPOSITIF– Pemerintah Kabupaten Way Kanan resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui Apel Siaga yang digelar di Gedung Pusiban (GSG Way Kanan), Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut menandai dimulainya pendataan ekonomi yang akan berlangsung hingga Agustus 2026. Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan secara nasional setiap 10 tahun sekali guna menghasilkan data akurat sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan.
Kepala BPS Way Kanan, Erika Santi, mengatakan sensus ini akan menghimpun informasi mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan.
“Data yang diperoleh akan memberikan gambaran kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Karena itu, seluruh petugas harus memastikan tidak ada pelaku usaha yang terlewat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Sensus Ekonomi 2026 Wilayah Way Kanan dari BPS Provinsi Lampung, Atik Heriyandani, menjelaskan petugas akan melakukan pendataan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, sensus ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya statistik sekaligus mendukung pembangunan berbasis data yang akurat.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menegaskan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen bersama dalam menyediakan data berkualitas untuk pembangunan daerah.
“Data yang akurat, lengkap, dan terpercaya merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Ayu.
Ia menjelaskan, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam memetakan potensi ekonomi, menyusun program pembangunan, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan.
“Pertumbuhan investasi akan membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ayu juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, kepala kampung, lurah, serta masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid. Ia turut mengapresiasi para petugas sensus yang menjadi garda terdepan dalam pengumpulan data di lapangan.
“Saya berharap seluruh petugas menjaga integritas, bekerja profesional, dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat agar data yang dikumpulkan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.
Menurut Ayu, Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum untuk membangun budaya data yang kuat guna mendukung pembangunan Way Kanan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (ton)

5 hours ago
1

















































