Presiden Prabowo Subianto. - ANTARA - YouTube Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, BOGOR—Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di Hambalang, Bogor, Sabtu (2/5/2026) malam, dengan fokus pada penguatan sektor pendidikan, hilirisasi ekonomi, serta pertahanan dan keamanan nasional.
Rapat yang diikuti jajaran Kabinet Merah Putih tersebut membahas evaluasi program prioritas pemerintah di tengah dinamika geopolitik global, sebagaimana disampaikan melalui akun resmi Presiden Republik Indonesia.
Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Presiden menyoroti percepatan penguatan pendidikan, termasuk pengembangan STEM serta program makan bergizi gratis (MBG) yang ditargetkan menjangkau jutaan anak. Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan pendidikan vokasi dan perluasan akses beasiswa bagi mahasiswa.
Pada sektor ekonomi, ratas turut mengevaluasi program hilirisasi sumber daya alam seperti nikel, bauksit, dan tembaga guna meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Pemerintah menargetkan peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap perekonomian nasional melalui pengembangan industri pengolahan dan smelter.
Di bidang pertahanan, pembahasan mencakup modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) serta penguatan kemampuan TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah, termasuk kawasan strategis seperti Natuna di tengah dinamika keamanan regional.
Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam rapat tersebut, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Turut hadir Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, serta KSAL Muhammad Ali.
Selain itu, Kepala BIN M Herindra, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengikuti pertemuan tersebut.
Hadir pula Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa.
Rapat ini juga menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian dalam mempercepat pencapaian target pembangunan nasional, termasuk peningkatan kualitas pendidikan, penguatan industri hilir, serta stabilitas keamanan negara. Dalam konteks tersebut, pemerintah terus mendorong kolaborasi antarlembaga untuk memastikan implementasi program berjalan efektif di lapangan seiring upaya menuju visi Indonesia Emas 2045.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

8 hours ago
8
















































