Praka Farizal Rhomadhon. / Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO— Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan meninggal dunia saat sedang menunaikan salat Isya di Lebanon, dalam sebuah peristiwa yang terjadi di dekat lokasi penugasan misi perdamaian.
Kabar tersebut disampaikan Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah Kodam Iskandar Muda Aceh, Kolonel (Inf) Dimar Bahtera, saat bertakziah ke rumah duka di Padukuhan Ledok RT 17, Sidorejo, Lendah, Kulonprogo, Selasa (31/3/2026).
Dimar bertemu langsung dengan orang tua almarhum, Supinah dan Senam, sekaligus menjelaskan detik-detik kejadian yang menimpa Farizal.
“Jadi waktu itu yang bersangkutan salat Isya di masjid dan di situ ada mortir artileri jatuh di samping masjid,” kata Dimar kepada wartawan.
Ia menjelaskan, lokasi masjid tersebut berada berdekatan dengan Pos UNIFIL, tempat Farizal menjalankan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian.
Saat ini, proses pemulangan jenazah masih berlangsung dan belum dapat dipastikan waktunya karena situasi di Lebanon yang dinamis.
Dimar menyebut jenazah telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan kini berada di East Sector Headquarters (HQ) sebelum dibawa ke Beirut untuk proses autopsi.
Selanjutnya, tahapan repatriasi akan dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan UNIFIL sebelum jenazah diterbangkan ke Jakarta.
Rute penerbangan diperkirakan melalui Mesir atau Jordania, mengingat penerbangan sipil di Lebanon masih ditutup.
Dimar juga mengungkapkan bahwa sebelum bertugas di Lebanon, Praka Farizal telah menyelesaikan penugasan di Papua dan lolos seleksi panjang untuk misi luar negeri.
“Yang bersangkutan menyelesaikan tugas di Papua kemudian mengikuti seleksi cukup panjang dan almarhum lolos dengan hasil bagus sehingga berangkat ke luar negeri,” jelasnya.
Ia menambahkan, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan taat beribadah selama menjalankan tugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

10 hours ago
5

















































