KLIKPOSITIF- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama seluruh pengurus cabang olahraga (Pengcab) di Kabupaten Pesisir Selatan sepakat meminta pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 diundur.
Kesepakatan itu diambil dalam rapat koordinasi membahas kesiapan kontingen Pesisir Selatan menghadapi Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026.
Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan Ronald Bernando, perwakilan BPKPAD Pesisir Selatan, Ketua KONI Pesisir Selatan M. Adli serta perwakilan seluruh Pengcab.
Ketua KONI Pesisir Selatan M. Adli mengatakan, hasil rapat menyimpulkan kontingen Pessel membutuhkan tambahan waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov.
Menurutnya, kebutuhan waktu tambahan bukan karena minimnya dukungan terhadap pelaksanaan Porprov. Namun, masih ada sejumlah persiapan yang harus dituntaskan, mulai dari administrasi, anggaran, atlet, pelatih, ofisial, perlengkapan pertandingan hingga kebutuhan teknis lainnya.
“Kami tetap mendukung penuh pelaksanaan Porprov. Yang kami harapkan adalah adanya penyesuaian jadwal sehingga seluruh persiapan kontingen dapat dilakukan dengan baik,” kata Adli.
Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, KONI bersama seluruh Pengcab Pessel sepakat mengusulkan perubahan jadwal Porprov XVI.
Jadwal yang sebelumnya ditetapkan pada 2-14 Oktober 2026 diusulkan diundur menjadi 1-12 Desember 2026.
Adli menegaskan, usulan tersebut bukan keputusan sepihak KONI Pessel, melainkan hasil kesepakatan bersama seluruh cabang olahraga.
Kesepakatan itu juga diperkuat dengan tanda tangan para pimpinan cabang olahraga yang tercantum dalam daftar hadir rapat koordinasi.
Sebelum rapat bersama seluruh Pengcab, pengurus KONI Pessel juga telah bertemu dengan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni untuk membahas kesiapan daerah menghadapi Porprov XVI.
Dalam pertemuan tersebut, Hendrajoni memberikan ruang kepada KONI dan seluruh cabang olahraga untuk menyampaikan kondisi serta pertimbangan terkait kesiapan mengikuti Porprov.
Menurut Adli, Bupati tidak mengintervensi keputusan yang diambil KONI dan Pengcab.
“Pak Bupati memberikan ruang kepada kita semua untuk memilih opsi terbaik. Beliau tidak mengintervensi kebijakan yang lahir dari pembahasan KONI bersama cabang olahraga,” ujar Adli.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan Ronald Bernando memastikan dukungan pemerintah daerah terhadap keikutsertaan kontingen Pessel tetap berjalan.
Ronald mengatakan, Pemkab Pessel telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,185 miliar melalui APBD Perubahan 2026 untuk mendukung pelaksanaan Porprov.
“Untuk pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat 2026, pemerintah daerah telah menganggarkan dana sebesar Rp 2.185.000.000 pada APBD Perubahan Tahun 2026,” kata Ronald.
Menurutnya, anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung atlet dan kontingen Pessel berlaga pada Porprov XVI.
“Pada prinsipnya, pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen Pesisir Selatan. Anggarannya telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2026,” ujarnya.
Ronald menambahkan, penggunaan anggaran tetap harus dilakukan secara tertib dan mengikuti mekanisme pengelolaan keuangan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Setiap penggunaan anggaran tentu harus melalui tahapan dan mekanisme yang berlaku. Dukungan pemerintah daerah sudah tersedia, tetapi pelaksanaannya tetap harus tertib administrasi dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Ronald.
Adli menegaskan, usulan pengunduran jadwal bukan disebabkan tidak adanya dukungan pemerintah daerah maupun ketiadaan anggaran.
Menurutnya, persoalan utama yang menjadi perhatian adalah waktu pelaksanaan yang dinilai terlalu dekat dengan tahapan persiapan kontingen.
“Penyesuaian jadwal akan memberikan waktu yang lebih memadai bagi KONI dan seluruh cabang olahraga untuk mempersiapkan atlet, menyelesaikan administrasi, serta memenuhi berbagai kebutuhan kontingen sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Adli.
Ia berharap usulan pengunduran jadwal tersebut dapat menjadi pertimbangan Gubernur Sumatera Barat dan KONI Sumatera Barat dalam menetapkan jadwal Porprov XVI 2026.
“Kami berharap ada penyesuaian jadwal agar persiapan atlet dan seluruh kebutuhan kontingen dapat dilaksanakan secara matang,” ujarnya.

18 hours ago
10



















































