Kabut Asap Menyelimuti Padang, Orang Tua Dampingi Anak Belajar di Rumah

1 day ago 14

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF- Pemerintah Kota Padang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi siswa SD dan SMP negeri maupun swasta menyusul kondisi kualitas udara yang berada pada kategori berbahaya akibat kabut asap.

Kebijakan tersebut berlaku Kamis hingga Jumat (17–18/9/2026). Sementara itu, aktivitas pembelajaran tatap muka untuk seluruh satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP di Kota Padang dihentikan sementara sejak Rabu (16/9/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, meminta orang tua atau wali murid berperan aktif mengawasi anak selama pelaksanaan PJJ. Anak diharapkan tetap berada di rumah dan mengikuti kegiatan belajar sesuai arahan sekolah.

“Kami meminta orang tua murid untuk mengawasi anak-anak agar tetap belajar dari rumah, membatasi aktivitas luar ruangan, dan selalu menggunakan masker medis atau pelindung pernapasan jika terpaksa harus keluar rumah,” kata Yopi.

Kebijakan PJJ tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Nomor 400.3.1/29/Dikbud-Pdg/IX/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring Akibat Kondisi Kabut Asap.

Dalam pelaksanaannya, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap diwajibkan hadir di sekolah untuk memandu serta melaksanakan PJJ. Sekolah juga diminta menggunakan platform digital atau media komunikasi yang tidak memberatkan peserta didik.

Baca Juga

Keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran daring akan diperhitungkan sebagai kehadiran. Khusus jenjang PAUD/TK, aktivitas sekolah diliburkan sementara waktu.

Yopi mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah pihaknya menindaklanjuti informasi kualitas udara dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang dan laporan IQAir pada Rabu (16/9/2026) pukul 05.00 WIB yang menunjukkan kualitas udara berada pada kategori berbahaya dengan angka mencapai 904.

“Langkah ini kami ambil menindaklanjuti informasi ISPU yang menunjukkan kualitas udara berada pada kategori berbahaya. Keselamatan serta kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Selain memastikan anak tetap mengikuti pembelajaran dari rumah, orang tua juga diminta membatasi aktivitas anak di luar ruangan. Jika ada keperluan mendesak yang mengharuskan anak keluar rumah, orang tua diminta memastikan anak menggunakan masker medis atau pelindung pernapasan.

Promo menara agung padang - honda padang

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news