Pilur Gunungkidul Diramaikan Wartawan dan MC yang Maju Jadi Lurah

7 hours ago 6

Pilur Gunungkidul Diramaikan Wartawan dan MC yang Maju Jadi Lurah

Wakil Ketua PWI Pokja Gunungkidul, Suharjono (kanan) saat mendaftar sebagai bakal calon lurah Ngunut, Rabu (23/7).Istimewa

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bursa bakal calon lurah dalam Pemilihan Lurah (Pilur) di Gunungkidul tahun ini tidak hanya diikuti para petahana. Sejumlah warga dari berbagai latar belakang profesi ikut meramaikan kontestasi, mulai dari wartawan hingga pekerja seni yang berprofesi sebagai master of ceremony (MC).

Menjelang penutupan pendaftaran pada Kamis (23/7/2026) pukul 18.00 WIB, sejumlah nama mulai menyerahkan berkas pencalonan di beberapa kalurahan yang menggelar Pilur.

Di Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, hingga Kamis (23/7/2026) pukul 15.00 WIB tercatat sudah ada tiga bakal calon yang berminat maju sebagai lurah. Salah satunya adalah wartawan sekaligus pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gunungkidul, Suharjono.

"Saya secara resmi mendaftar sebagai bakal calon lurah Ngawu kemarin [Rabu 22/7/2026]," kata Suharjono, Kamis.

Suharjono mengaku ingin mengabdikan kemampuan yang dimilikinya untuk membangun Kalurahan Ngawu. Menurut dia, pemangkasan dana desa dari Pemerintah Pusat menjadi tantangan yang harus dihadapi karena kemampuan fiskal kalurahan yang terbatas.

Dalam kondisi tersebut, dibutuhkan upaya pengembangan potensi desa secara mandiri agar dapat dimaksimalkan. Konsep pemberdayaan warga, pengembangan jaringan, dan relasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi hal penting dalam pembangunan desa.

"Kalurahan harus benar-benar berinovasi dan tidak boleh berdiam diri. Potensi utama di kalurahan adalah pertanian, maka harus dilakukan upaya modernisasi dan digitalisasi untuk optimalisasi. Saya juga akan mengajak kaum muda agar lebih berperan dalam upaya pembangunan," kata Wakil Ketua Pokja PWI Gunungkidul ini.

Sementara itu, di Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari, muncul bakal calon dari kalangan pekerja seni yang menggeluti dunia MC. Adnan Yuniar Kumoro Jati secara resmi mendaftarkan diri kepada panitia pemilihan pada Kamis siang.

"Berkas sudah saya masukan ke panitia," kata Aat, sapaan akrabnya.

Aat menjelaskan, keputusan maju dalam Pilur didasari semangat pengabdian dan keinginannya memajukan Kalurahan Baleharjo. Ia berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan aman, damai, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan dan demokrasi yang sehat.

"Visi saya mewujudkan Baleharjo yang Maju, Guyub, Transparan, Berbudaya melalui pemerintahan yang siap melayani serta melibatkan peran warga menuju kesejahteraan bersama," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul, Kriswantoro, mengatakan pendaftaran bakal calon lurah ditutup pada Kamis pukul 18.00 WIB.

Pilur tahun ini dilaksanakan di 31 kalurahan di Gunungkidul. Hingga pukul 15.00 WIB, sudah ada 23 lurah petahana yang kembali maju untuk periode delapan tahun ke depan.

"Pilur dilaksanakan di 31 kalurahan, hingga sekarang sudah ada 23 lurah petahana yang menyerahkan berkas pendaftaran," kata Kriswantoro.

Menurut dia, terdapat enam lurah yang tidak kembali maju, yakni di Kalurahan Siraman di Kapanewon Wonosari, Kalurahan Ngunut di Kapanewon Playen, dan Kalurahan Bulurejo di Kapanewon Semin. Selain itu, lurah yang tidak lagi maju juga berada di Kalurahan Watusigar di Kapanewon Ngawen dan Kalurahan Botodayaan di Kapanewon Rongkop.

"Untuk Lurah Jurangjero, Ngawen, tidak masuk petahana karena majunya di pilihan lurah di Kalurahan Kampung," katanya.

Adapun untuk Kalurahan Ngloro di Kapanewon Saptosari dan Kalurahan Sampang di Kapanewon Gedangsari, status bakal calonnya bukan petahana karena merupakan mantan lurah.

"Untuk Ngloro dan Sampang, calonnya memang sempat menjabat lurah di wilayah masing-masing. Tapi, bukan sebagai petahana," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news